Berita

Advertorial

Wujud Apresiasi Terhadap Pembangunan Infrastruktur Daerah

MALAM PENGHARGAAN PUPR 2016
SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 17:13 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada tiga pemerintah provinsi dan tujuh pemerintah kabupaten/kota, pada Malam Penghargaan PUPR 2016 di Kantor Kementerian PUPR, Kamis (8/12).

MENTERI PUPR Basuki Hadimuljono, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti mengatakan, sebagai instansi pembina pembangunan infrastruktur bidang PUPR, pihaknya memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan kepada instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/Kota yang dinilai berprestasi dalam memajukan pembangunan infrastruktur bidang PUPR.

Saya mengucapkan selamat kepada pemerintah provinsi dan pemerintah daerah (pemda) yang telah menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur PUPR dengan meraih Penghargaan PUPR 2016”, tuturnya. Diharapkan mulai dari tahap perencanaan, program, pembiayaan, implementasi, operasi dan pemeliharaan, hingga monitoring dan evaluasi bisa melibatkan semua stakeholder pembangunan infrastruktur. Dengan begitu, hasil yang dicapai untuk percepatan pembangunan akan lebih maksimal,” ujar Basuki dalam sambutan Malam Penghargaan Kementerian PUPR tahun 2016.


Acara yang sebelumnya dikenal dengan Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Pekerjaan Umum (PKPD-PU) tersebut digelar dengan tujuan untuk mendorong pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pembangunan infrastruktur bidang PUPR, dengan mengedepankan keterpaduan antara berbagai sektor dan pemangku kepentingan. Mulai dari tahap perencanaan, pemprograman, pembiayaan, implementasi, operasi dan pemeliharaan hingga monitoring dan evaluasi.

Adapun perubahan nama penghagaan dari kegiatan PKPD-PU menjadi kegiatan Penghargaan PUPR dilandasi oleh pertimbangan sebagai berikut :
• Penilaian kerja pemda di bidang PUPR merupakan kegiatan pembinaan Kementerian PUPR kepada pemda
•  Penyatuan dari dua kementerian, yaitu Kementerian PU dan Kementerian Perumahan Rakyat merubah tugas Kementerian PUPR
•  Ke depan, Penghargaan PUPR dapat dipertimbangkan tidak terbatas lagi hanya kepada pemda, namun dapat pula diberikan kepada berbagai pemangku kepentingan seperti individu maupun organisasi.

Kementerian PUPR sendiri telah melaksanakan berbagai upaya pembangunan bersama dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota/kabupaten dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan dan penyediaan infrastruktur bidang PUPR.

Adapun daerah-daerah yang meraih penghargaan tersebut terbagi dalam beberapa kategori. Diantaranya, pemenang penghargaan dari Kategori Provinsi adalah Provinsi Sumatera Barat (Pemenang Wilayah Barat), Provinsi Jawa Timur (Pemenang Wilayah Tengah), Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemenang Wilayah Timur).
Untuk pemenang Kategori Kabupaten terdiri dari Kabupaten Tanah Datar (Pemenang Wilayah Barat), Kabupaten Gresik (Pemenang Wilayah Tengah), dan Kabupaten Tabanan (Pemenang Wilayah Timur).

Sementara untuk pemenang Kategori Kota adalah Kota Banda Aceh (Pemenang Wilayah Barat), Kota Malang (Pemenang Wilayah Tengah) dan Kota Mataram (Pemenang Wilayah Timur). Kementerian PUPR juga menetapkan Pemenang untuk Kategori Penghargaan Khusus kepada Kota Surabaya karena dinilai mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian PUPR, Lana Winayanti sebagai Ketua 1 Tim Pelaksana Penghargaan PUPR 2016 mengatakan bahwa upaya pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan infrastruktur PUPR perlu terus mendapatkan perhatian dan apresiasi.

Dan sebagai salah satu bentuk pembinaan, Kementerian PUPR memberikan apresiasi dalam bentuk pemberian Penghargaan PUPR 2016,” katanya.

Dalam acara tersebut juga diberikan tiga penghargaan lainnya yaitu Penghargaan Sayembara Rancangan Rumah Sederhana Sehat Berbasis Nilai Lokal 2016, Penghargaan Operasi dan Pemeliharaan Daerah Irigasi dan Kompetisi Pelayanan Publik PUPR 2016.

Lomba Operasi dan Pemeliharaan Sungai dan Waduk merupakan bagian dari Gerakan cinta OP (CINOP) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang bertujuan untuk mendorong balai wilayah sungai dan masyarakat agar lebih meningkatkan kepeduliannya dalam pemeliharaan terhadap jaringan irigasi maupun infrastruktur SDA yang telah dibangun.

Sementara Sayembara Rancangan Rumah Sederhana Sehat Berbasis Nilai Lokal yang diselenggarakan oleh Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman bekerjasama dengan Forum Masyarakat Arsitektur Tradisional (FORMAT) bertujuan untuk memperoleh rancangan rumah sederhana sehat yang selaras dengan lingkungan dan berbasis pada pengembangan konsep nilai-nilai lokal serta arsitektur tradisional Indonesia yang memanfaatkan potensi dan keragaman budaya lokal.

Penghargaan berikutnya adalah Kompetisi pelayanan publik yang bertujuan untuk mempertegas komitmen Kementerian PUPR dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik sebagai tuntutan dari reformasi birokrasi.

Kompetisi ini diikuti oleh unit-unit organisasi di lingkungan Kementerian PUPR  yang mempunyai tugas dan fungsi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik perijinan, pelayan informasi, maupun pelayanan berupa advise teknis lainnya.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti mewakili Menteri PUPR, didampingi oleh  Inspektur Jenderal Kementerian PUPR , Rildo Ananda Anwar, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi, Dirjen Pembiayaan, Maurin Sitorus, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Rido Matari Ichwan dan beberapa pejabat Kementerian PUPR lainnnya.

Katogeri penilaian dalam penghargaan ini merupakan refleksi dari kinerja Pemerintah Daerah dalam pembangunan infrastruktur Bidang PUPR, kinerja Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR) dalam pelayanan publik, keterlibatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyumbangkan ide-ide terhadap keterpaduan infrastruktur Bidang PUPR, dan meningkatkan kinerja dalam pelayanan daerah irigasi,” tegas Basuki. ***


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya