Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto Kristiyanto: Kabar OTT KPK Itu Fitnah Dan Tak Beradab

SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 11:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejumlah kalangan, Selasa pagi (13/12), dikagetkan dengan broadcast dari bermacam whatsapp group (WAG) yang beredar bahwa Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristitiyano kena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikonfirmasi hal ini, Hasto memastikan bahwa kabar itu sama sekali tidak benar, dan merupakan fitnah dan tak beradan. Ia menilai berita tersebut merupakan bagian dari pembunuhan karakter, dan dipastikan penuh muatan politik yang hadir sebagai praktek politik menghalalkan segala cara.

Hasto menyadari sepenuhnya bahwa apa yang terjadi dengan berita bohong tersebut tidak terlepas dari dinamika poitik nasional, termasuk Pilkada DKI DKI. Posisi politik PDI Perjuangan sebagai kekuatan politik yang menjaga tegaknya Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Kebhinekaan Indonesia, serta perannya sebagai kekuatan pengusung utama pemerintahan Jokowi-JK tentu menjadi target bagi pihak lain untuk men-downgrade partai.


"Sejak awal saya menyadari berpolitik itu harus siap dengan berbagai fitnah tersebut. Karena itulah di dalam menjalankan tugas partai saya berpegang pada garis ideologi partai, arahan Ibu Ketua Umum, AD/ ART Partai, dan terus menerus mewujudkan gambaran politik yang membangun peradaban melalui sekolah partai, sekolah para calon kepala daerah, dan mengembangkan kultur politik yang berdasarkan Pancasila," kata Hasto dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 13/12).

Bagi Hasto, berbagai fitnah tersebut justru semakin mendorong langkahnya di dalam melakukan perbaikan dan pembenahan, serta mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan kewenangan termasuk korupsi. Berbagai fitnah tersebut juga dimaknai secara positif bagaimana pemberantasan korupsi harus menjadi komitmen partai untuk memerangi kejahatan kemanusiaan tersebut.

"Saya dididik oleh Ibu Megawati untuk menjalankan politik dengan mata hati; politik sebagai keyakinan dengan percaya pada ungkapan bijak Satyam Eva Jayate, bahwa pada akhirnya kebenaran lah yang akan menang. Hal-hal itulah yg membuat saya terus mengembangkan kemampuan batin untuk bersiap menghadapi berbagai fitnah dalam politik," ungkap Hasto

"Saya berharap semoga pihak atau para pihak yang menfitnah saya dibukakan pintu nuraninya oleh Tuhan Yang Maha Esa, dan ke depan yang bersangkutan selalu dituntun oleh keadaban," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya