Berita

Retno Marsudi di India/Setpres

Bisnis

Jokowi Akan Bahas Perdagangan Dengan 20 CEO India

SENIN, 12 DESEMBER 2016 | 13:51 WIB | LAPORAN:

Di sela kunjungan kenegaraannya di India, Presiden Joko Widodo akan bertemu dengan 20 CEO (chief executive officer) di negeri Taj Mahal itu.

Pertemuan tersebut akan berlangsung besok (Selasa, 13/12). Tujuannya adalah agar mereka yang yang sudah berinvestasi atau sudah bekerjasama dengan pihak Indonesia dapat menjaga kesinambungan dari keterlibatan dan kerja sama mereka.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, kepada wartawan saat memberi keterangan pers di lobby Leela Palace Hotel.


Tujuan lain dari pertemuan presiden dengan para CEO adalah untuk mencari peluang-peluang baru baik di bidang perdagangan, investasi maupun hal-hal lain yang terkait kerjasama ekonomi.

Penjajakan diversifikasi perdagangan telah dilakukan oleh Menteri Perdagangan dengan melakukan pertemuan dengan eksportir dan importir India.

"India adalah mitra terbesar dagang Indonesia di Asia Selatan dan juga merupakan mitra keempat terbesar kalau dilihat dari konteks perdagangan kita dengan dunia internasional," ucap Retno.

Dari angka perdagangan antara Indonesia dan India, Indonesia memperoleh surplus perdagangan. Namun, sebagian besar terdiri komponen crude palm oil dan batubara.

"Karenanya, kita ingin mendiversifikasi jenis mata dagangan dengan India, misalnya di bidang furnitur. Ada bidang lain antara lain gambir, pinang. Jadi banyak sekali mata dagangan yang bisa kita tambahkan," ucap Retno.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kali ini antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya