Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP: Disertasi Ahmad Basarah Buktikan Kebenaran Akademis Pancasila 1 Juni 1945

MINGGU, 11 DESEMBER 2016 | 01:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Disertai Wasekjen PDI Perjuangan yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR, Ahmad Basarah, hadir dalam momentum yang tepat dan mampu membuktikan kebenaran akademis Pancasila 1 Juni 1945.

"Secara akademik, melalui kajian historis yang mendalam, Pancasila yang untuk pertama kalinya disampaikan oleh Bung Karno pada tangggal 1 Juni 1945, hadir sebagai sumber dari segala sumber hukum, dan sekaligus sebagai filsafat yang sedalam-dalamnya dan dasar daripada Indonesia Merdeka," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 11/12).

Melihat pentingnya disertasi tersebut, lanjut Hasto, Ketua Umumum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara khusus memeritahkan agar para kepala daerah, para ketua DPR partai se-Indonesia, dan para anggota legislatif partai untuk menghadiri sidang terbuka disertasi doktor tersebut di Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu siang (10/12).


Menurut Hasto, keseluruhan kajian yang dilakukan Basarah telah menempatkan kembali posisi Pancasila, dengan tafsir otentiknya terhadap setiap sila dari Pacasila sebagaimana termaktub pada Pembukaan UUD 1945, sebagaimana terdapat dalam pidato BK pada tanggal 1 Juni 1945.

PDI Perjuangan, lanjut Hasto, sangat berbangga dengan seluruh kajian akademik yang dilakukan Ahmad Basarah.  "Tradisi intelektual semakin tumbuh kuat dalam partai," katanya.

Hasto menegaskan bahwa DPP PDI Perjuangan akan terus mendorong para kadernya untuk memantapkan tradisi tersebut. Kemampuan akademik kader juga langsung diaplikasikan kepada materi muatan ideologi Partai. Dengan demikian keyakinan ideologi partai, terus didorong melalui tradisi keilmuan untuk terus menjabarkan Pancasila dalam perspektif politik, hukum, ekonomi, sosial, dan kebudayaan.

"Ibu Megawati Soekarnoputri dan seluruh jajaran DPP Partai mengucapkan Selamat untuk DR. Achmad Basarah," ungkap Hasto.

Ahmad Basarah menjalani Sidang Promosi Doktor di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Sabtu siang (10/12). Sidang ini dalam rangka diperolehnya Gelar Doktor Hukum Tata Negara dengan Disertasi yang berjudul : Eksistensi Pancasila Sebagai Tolok Ukur Dalam Pengujian Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Di Mahkamah Konstitusi: Kajian Perspektif Filsafat Hukum Dan Ketatanegaraan.

Bertindak sebagai majelis penguji dalam sidang promosi doktor ini diantaranya adalah: Prof. Dr. Arief Hidayat (Ketua MK); Prof. Dr. Adji Samekto (Ketua Program S3 FH Undip); Prof. Dr. M. Mahfud MD (Ketua MK 2008-2013); Prof. Dr. Benny Riyanto (Dekan FH Undip); Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana (Guru Besar FH Universitas Jember/Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM); dan Prof. Dr. M. Guntur Hamzah (Guru Besar FH Univ Hasanuddin/Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi/MK).

Dalam disertasinya Ahmad Basarah menyelidiki kedudukan Pancasila yang lahir tanggal 1 Juni 1945 sebagai sumber dari segala sumber pembentukan hukum nasional maupun tolok ukur pengujian UU di MK. Selain itu juga hendak melakukan objektifikasi dan penyelidikan ilmiah atas kelahiran Pancasila. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya