Berita

Politik

Tim Baguna Diterjunkan Untuk Bantu Penanganan Gempa Aceh

SABTU, 10 DESEMBER 2016 | 23:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk membantu korban gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan telah menurunkan Tim Kemanusiaan Baguna. Personil Baguna diturunkan ke tanah Rencong dipimpin langsung Kepala Baguna, Sadarestuwati, agar dapat membantu korban bencana di Aceh.

"Tim Baguna PDI Perjuangan yang diterjunkan ke Aceh  pada tanggal 07 Desember 2016. Kekuatan personil terdiri dari  Baguna DPP,  Baguna Sumut, Baguna DPD PDI Perjuangan Aceh, Baguna DPC PDI Perjuangan Kota Banda Aceh, dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pidie Jaya,"  kata Kepala Baguna DPP PDI Perjuangan, Sadarestuwati, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 10/12).

Restu mengungkapkan, kegiatan Baguna PDI Perjuangan di Aceh meliputi evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pendistribusian paket sembako, dan membantu memperbaiki rumah korban bencana. Tim Baguna PDI Perjuangan juga rencananya akan melakukan kegiatannya selama 14 hari sesuai dengan standard  operasi tanggap darurat.


"Hari ini tim kami juga akan bergerak memberikan bantuan untuk desa-desa terpencil yang belum tersentuh bantuan," tambah Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR ini.

Sekretaris Baguna DPP PDI Perjuangan Alvian Feoh menambahkan, untuk lebih mengoptimalkan Tim Kemanusiaan Baguna PDI Perjuangan dalam membantu penanganan bencana di Aceh, pihaknya pada hari Senin 12 Desember 2016 akan mengirim tim tambahan dari Jakarta  berjumlah 12 personil. Mereka yanh akan dikirim nanti  merupakan personil yang sudah dilatih oleh Basarnas.

"Operasi kemanusia dilakukan mulai tanggal 7-21 Desember 2016.  Dengan tujuan agar Baguna PDI  Perjuangan dapat menyerap aspirasi dan merasakan denyut penderitaan saudara-saudara kita di Aceh. Karena bagi Baguna setiap kali melakukan kegiatan kemanusiaan senantiasa berpedoman pada pesan Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa Baguna PDI Perjuangan senantiasa menangis dan tertawa bersama rakyat," demikian Alvian. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya