Berita

Pertahanan

Satu Terduga Perakit Bom Bintara Diamankan Di Karanganyar

SABTU, 10 DESEMBER 2016 | 22:15 WIB | LAPORAN:

. Polisi mengamankan satu perakit bom berinisial SY alias Abu Izzah di daerah Sabrang Kulon, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (10/12) sore.

Terduga berjenis kelamin laki-laki itu diduga terlibat dengan kasus benda mirip bom di kawasan Bintara Jaya VIII, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu siang.

"Pukul 18.15 WIB telah dilaksanakan penangkapan terhadap SY di Karang Anyar, Solo," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Pol. Boy Rafli Amar kepada wartawan.


Selain itu, polisi juga masih melacak satu terduga lainnya yang diduga sebagai perakit benda mirip bom di Bintara. Saat ini, terduga yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu sedang diburu petugas.

"Masih ada satu (terduga) lagi, dalam pengejaran perakitnya," ungkap Boy.

Hal itu dibenarkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Komisaris Besar Rikwanto. Menurut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu, SY merupakan perakit bom yang kemudian dibawa ke Jakarta oleh terduga NS.

Rencananya, benda mirip bom yang dirakit tersebut akan di diledakkan salah satu objek vital di Jakarta Pusat, Minggu (11/12).

"Tersangka SY, orang yang merakit bom yang dibawa oleh SN ke Jakarta. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan pengembangan," terang Rikwanto.

Seperti diketahui, NS ditangkap polisi bersama dua rekannya AS dan DYN di kawasan Bintara, Sabtu sore. Selain itu, polisi juga  mengamankan benda mirip bom berbentuk panci saat penggrebekan tersebut. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya