Berita

Ade Supandi.Net

Pertahanan

Baru Kali Ini Hari Armada Digelar Di Laut Jakarta

SELASA, 06 DESEMBER 2016 | 06:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama ini, peringatan Hari Armada RI pada tanggal 5 Desember dilaksanakan secara terpusat di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Tahun ini ada yang berbeda karena untuk pertama kalinya upacara Hari Armada dilaksanakan di dermaga Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung.

"Hal ini bertujuan memberikan pemahaman tentang eksistensi Armada TNI Angkatan Laut di Jakarta," kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Ade Supandi saat memimpin upacara Hari Armada Republik Indonesia (RI) Tahun 2016 di Komplek Satuan Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Senin, 5/12).

Upacara Hari Armada RI Tahun 2016 ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, para mantan Kasal, mantan Panglima Armada, mantan Pangkolinlamil, Plt. Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, para pejabat utama Mabes TNI dan Mabes TNI Angkatan Laut, Pemimpin Kotama TNI, Kapolda Metro Jaya serta para Atase Pertahanan negara sahabat.


Ade menekankan bahwa upacara ini bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi momen yang mengingatkan tentang sejarah berdirinya Armada RI dan pengabdian yang telah ditunaikan. Berdasarkan sejarah, Armada RI adalah alat  bagi sebuah negara dalam menyebarkan pengaruh dan melindungi kepentingan nasionalnya.

"Sampai saat ini, Armada RI tetap menjadi sarana utama pencapaian tugas dan peran universal TNI Angkatan Laut. Sejatinya Armada RI adalah integrasi empat elemen utama yakni kapal perang, pesawat udara, marinir dan pangkalan sehingga komposisi satuannya harus mencerminkan keempat elemen tersebut," kata Ade.

Saat ini, sambung Ade, Armada RI dituntut untuk mampu mengatasi berbagai bentuk tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis. Sejalan dengan visi Poros Maritim Dunia, Armada RI harus mampu hadir untuk melindungi lingkungan dan sumber daya laut, menjaga keamanan, menjamin keselamatan dan mempertahankan kedaulatan negara di laut.

Melihat konstelasi geografis Indonesia, TNI Angkatan Laut telah menetapkan dua Komando Armada RI Kawasan sebagai Komando Utama Operasi. Selaku Kotamaops, Komando Armada RI bertugas menyelenggarakan operasi intelijen maritim dan operasi laut dalam rangka perang dan selain perang di wilayahnya sesuai dengan kebijakan Panglima TNI. Saat ini, upaya peningkatan efektivitas Operasi Komando Armada RI memperoleh hasil yang signifikan dengan semakin singkatnya waktu penindakan dan turunnya angka kasus, terutama di Selat Malaka dan Selat Singapura.

"Selain di dalam negeri, Alutsista dan personel Armada RI juga melaksanakan berbagai tugas di luar negeri seperti misi perdamaian, latihan bersama dan pertukaran personel. semua capaian ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama semua jajaran di bawah kepemimpinan Panglima Armada RI," tegas Ade. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya