Berita

Foto/Net

Otomotif

Lexus Jual 1.000 Mobil

SENIN, 05 DESEMBER 2016 | 10:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Lexus Indonesia mengklaim hingga November sudah ber­hasil menjual 1.000 unit mo­bil. Tahun depan, penjualan di­targetkan naik seiring adanya program pengampunan pajak (Tax Amnesty).

General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja mengatakan, di tengah pen­jualan otomotif lesu, Lexus masih bisa menjual 1000 mobil. "Ini berkah di saat pasar lesu. Tidak kurang tidak lebih," kata Adrian, kemarin.

Adrian mengaku capa­ian tersebut patut disyukuri, mengingat di 2016 sejumlah merek otomotif mengalihkan bisnisnya di Indonesia ke pihak ketiga. "Tahun ini bukan tahun yang mudah, banyak brand lain yang tutup," ka­tanya.


Bahkan hingga 2017 nanti, sudah ada 150 unit yang dipe­san. Total Januari â€" Oktober 2015 terjual sebanyak 401 unit. Januari-Oktober 2016 sebanyak 927 unit. Untuk ta­hun ini LX laku sebanyak 137 unit, NX sebanyak 177 unit, dan RX (SUV) 559 unit.

Tidak hanya itu, market share Lexus di SUV sudah lebih dari 35 persen, sedang­kan LX market share di atas 65 persen. Bahkan 2017 men­datang, perusahaan optimistis akan tumbuh terkait dengan pemberlakuan tax amnesty.

"Sampai akhir tahun, kami hanya fokus memenuhi pe­sanan SUV. Jika konsumen memesan bulan kemarin, unit baru bisa dikirim tahun depan, Februari 2017," ujarnya di Jakarta.

Untuk itu, ia minta maaf ke­pada konsumen yang hendak memesan. Mereka harus rela menunggu unit dikirim dari luar negeri. "Orang kaya pu­nya pemikiran yang berbeda. Mereka santai saja menung­gu," katanya.

Menurut Adrian, hal itu dikarenakan pembeli Lexus pasti telah memiliki mobil lain yang jumlahnya tidak sedikit. Mereka tetap bisa beraktivitas sembari menunggu pesanan tiba.

Meski demikian, hingga saat ini pabrikan mobil yang bernaung di bawah nama Toyota itu masih enggan me­rakit mobil di dalam negeri. Padahal, dua pesaingnya, yakni Mercedes-Benz dan BMW telah merakit banyak model di Indonesia.

Menurut dia, pihak prinsipal Lexus Jepang masih pertim­bangkan itu semua. "Jepang merasa kualitasnya bisa beda jika dirakit di sini," jelasnya.

Dia menambahkan, orang-orang Lexus bekerja dengan hasrat. "Kalau bicara hasrat, mereka enggak rela kalau kualitasnya dikompensasikan. Apalagi, Lexus itu konsepnya Tagumi," ungkapnya.

Adrian menambahkan, sedang menyiapkan dealer khusus yang akan menampung mobil Lexus bekas pakai. "Dari orang beli, servis hingga jual karena ingin ganti model, semuanya ingin kami fasili­tasi," ujarnya.

Namun, untuk mewujudkan hal itu butuh proses. Sebab, membangun dealer khusus mobil bekas satu merek itu perlu persiapan matang. "Kami hanya ingin membantu konsumen saja sebenarnya. Mudah-mudahan dalam waktu satu hingga dua tahun lagi bisa terwujud," tukasnya. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya