Berita

Advertorial

GOTONG-ROYONG 1000 MOVIE MAKER

Film Karya Sineas Muda Tentang Gerakan1000 Siap Menggebrak Pasar

SENIN, 28 NOVEMBER 2016 | 18:36 WIB

Sejak resmi ditandatanganinya DEKLARASI GERAKAN1000 pada tanggal 31 Mei 2016, delapan  K/L; Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan, Kemenko Bidang Kemaritiman, Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pariwisata, Bekraf dan Bank Indonesia berkomitmen bersinergi melalui berbagai rangkaian kegiatan untuk menjadikan Kepulauan Seribu sebagai salah satu destinasi Pengembangan Prioritas berbasis KSPN.

Salah satu pencapaian Aksi Nyata GERAKAN1000, yang digagas oleh Komunitas Sineas Muda Indonesia yang melibatkan 1000 movie maker muda adalah melalui pemberdayaan dan promosi Kuliner serta Film Layar Lebar, yang telah memasuki masa persiapan produksi untuk pengambilan gambar pada bulan Februari 2017. Film ini direncanakan akan tayang di layar Lebar pada bulan Juli 2017.

Film Layar Lebar ini mengangkat nilai-nilai Revolusi Mental sebagai ajakan gerakan sosial bersama seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan perubahan dalam cara pikir, cara kerja, cara hidup dan sikap serta perilaku bangsa Indonesia yang mengacu nilai-nilai strategis yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong yang tercermin dari tujuan pembuatan film, proses persiapan serta tentunya alur cerita di film ini.


Film Layar Lebar yang mengangkat Kisah Nelayan Muro-ami, akan dibantu oleh team mentor Perfilman Profesional diantaranya Lukman Sardi, Nadine Chandrawinata, Mongol, Misha Chandrawinata, Abang None DKI Jakarta, serta Mrs. Indonesia World �" Imelda E. Budiman yang akan berperan sebagai salah satu Producer Executive dan Talent.

Melalui Film yang digagas oleh Komunitas Sineas Muda Indonesia ini, diharapkan Anak Muda Indonesia memiliki pemahaman dan termotivasi untuk melakukan Gerakan Anak Muda Kreatif dalam menghasilkan karya seni yang maksimal untuk mempromosikan aspek kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia serta dalam jangka panjang tentunya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat untuk mencapai kemandirian ekonomi Indonesia.

Keuntungan dari Film akan digunakan untuk pemberdayaan UMKM, pendidikan, dan kesehatan (membantu pengobatan orang-orang yang sakit kronis dari keluarga tidak mampu di Indonesia) melalui badan hukum Koperasi dan Yayasan yang telah dibentuk. (adv)  



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya