Berita

Pertahanan

Produsen Alat Peledak Asal Majelangka Dibekuk Densus 88

JUMAT, 25 NOVEMBER 2016 | 16:57 WIB | LAPORAN:

Majalengka tak hanya penghasil pelawak berbakat seperti Sule atau pedangdut Elvi Sukaesih.

Kota penghasil Kecak di Provinsi Jawa Barat itu juga memiliki industri bahan peledak yang kerap digunakan teroris lokal.

Temuan tersebut terungkap setelah tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, membekuk teroris, RPW (24), di kediamannya di kawasan Blok Situsari RT 03 RW 05 Desa Girimulya, Banjaran, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (23/11) lalu.


RPW diketahui memiliki laboratorium yang memproduksi bahan peledak.

"RPW ini coba buat ramuan bahan kimia menghasilkan struktur yang bisa menghasilkan bom," ujar Karo Penmas Div Humas Polri, Komisaris Besar Rikwanto, dalam keterangan persnya di Mabes Polri Jakarta, Jumat (25/11).

RPW meracik bahan peledak berdasarkan pesanan dari beberapa daerah di Indonesia.

Dari rumah mantan tenaga sukarelawan di Badan Penyuluh Pertanian Pemkab Majalengka itu, tim Densus mengamankan sejumlah barang bukti berupa bahan baku pembuatan bahan pedak.

Mulai dari beberapa zat kimia seperti asam nitrat, asam sulfat, air raksa, pupuk urea, alat pencampur, kristal berwarna cokelat, kabel kecil, dan dua unit laptop.

"Termasuk juga, sebuah bendera hitam berlambang jihad, senapan, pedang sepanjang hampir satu meter, sejumlah bahan peledak, buku-buku jihad, serta sejumlah barang lainnya sebanyak dua karung dan beberapa dus," ungkap Rikwanto.

Dalam memproduksi bahan peledak tersebut, RPW dibantu oleh beberapa rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran Densus Anti Teror 88 Polri. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya