Berita

Bisnis

Dirut BNI: Rush Money Cuma Isu, Kondisi Perbankan Normal

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Isu penarikan uang secara besar-besaran atau rush money, 25 November mendatang ikut dikomentari Direktur Utama PT BNI, Achmad Baiquni.

Menurut dia, rush money hanyalah kabar angin. Saat ini, kondisi perbankan juga masih baik.

"Nggak ada kok, nggak ada masalah, itu kan hanya isu. Pada kenyataannya kondisi perbankan masih baik, fundamentalnya masih kuat," kata Achmad di JCC Senayan, Jakarta, Kamis, (24/11).

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini OJK, Bank Indonesia dan institusi pemerintahan lainnya yang sudah memastikan bahwa isu rush money tersebut tidak ada dan tidak akan terjadi.

"Terima kasih juga kepada pemerintah yang sudah menetralisir isu ini. Karena pada dasar ini hanya isu yang tidak jelas apa dasarnya," katanya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan tetap memantau dan mengawasi kondisi perbankan di lapangan, utamanya terkait persoalan likuiditas.

"Likuiditas masih aman, kita pantai terus. Sekarang kan masyarakat udah pada cashless jadi nggak ada masalah," demikian Achmad. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya