Berita

Bisnis

Tahun Depan, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Lebih Baik

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 09:53 WIB | LAPORAN:

Pertumbuhan ekonomi lndonesia tahun 2017 diprediksi akan lebih baik dibanding tahun ini.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, targetnya pertumbuhan ekonomi Indonesia  5,2 persen hingga 5,4 persen. Angka pertumbuhan ini, kata Darmin, dapat dicapai apabila semua agenda reformasi struktural perekonomian berjalan baik.

Asumsi pertumbuhan ekonomi pada APBN tahun 2017 dipatok cukup konservatif yakni 5,1 persen.


Untuk memantapkan angka pertumbuhan ekonomi yang Iebih baik pada tahun 2017, pemerintah pun sudah meluncurkan 14 paket kebljakan ekonomi.

"Paket-paket kebijakan ekonomi ini bertujuan memantapkan iklim investasi dan perbaikan daya saing Indonesia menghadapi persaingan global," kata Darmin di CEO Forum, Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (24/11).

Pertumbuhan investasi terutama oleh swasta diyakini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari 5,1 persen pada tahun 2017.

Darmin juga menyebutkan bahwa pemerintah cukup sukses melaksanakan program pengampunan pajak dengan target sekitar Rp 1.000 triliun aset warga Indonesia di luar negeri ditarik ke tanah air.

Dana yang berhasil dihimpun dari kebijakan pengampunan pajak ini sudah lebih dari Rp 98 triliun. Dana ini kemudian menjadl stimulus sekaligus menambah daya dorong pembangunan infrastruktur, dan juga mendorong sektor riil yang diharapkan bisa menekan jumlah pengangguran yang sekitar 7,02 juta orang.

"Dana pemerintah yang bertambah ini juga diharapkan bisa mendorong tekad pemerintah membangun dari pinggiran (Nawacita) guna pemerataan dan penyebaran pembangunan," ujar Darmin.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya