Berita

Foto/Net

Bisnis

PGN Perluas Infrastruktur Gas Di Riau Hingga Jatim

KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 09:21 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus mem­perluas jaringan gas bumi di ber­bagai daerah, mulai dari Kepu­lauan Riau hingga Jawa Timur. "PGN berkomitmen memperluas pemanfaatan gas bumi nasional dengan membangun infrastruk­tur gas bumi di berbagai daerah," ungkap Vice President Corporate Communication PGN, Irwan Andri Atmanto, kemarin.

Irwan menyebutkan PGN memperluas jaringan distribusi gas bumi di Batam di Kepu­lauan Riau sepanjang 27 kilometer (km), Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km, pengembangan distribusi gas bumi Jawa Barat sepanjang 43 km, Sidoarjo sepanjang 32 km, Surabaya 23 km, Pasuruan 2 km dan perluasan program PGN Sayang Ibu, dengan total panjang pipa yang dibangun tahun ini lebih dari 195 km. "Infrastruktur tersebut tahun ini sebagian telah beroperasi, sisanya akan selesai antara akhir tahun ini atau tahun 2017," kata Irwan.

Irwan mengatakan, sebagai BUMN gas yang merupakan salah satu agen pembangunan na­sional, PGN akan semakin agresif mengembangkan infrastruktur gas nasional di berbagai daerah, seperti pengembangan distribusi gas di Semarang, Dumai, Pekan­baru, pengembangan pipa trans­misi WNTS Pemping, hingga pengembangan distribusi gas di Jawa Barat dan Jawa Tengah.


"PGN akan terus membangun infrastruktur gas bumi den­gan tujuan agar semakin ban­yak masyarakat menikmatinya, ibu-ibu, pelaku usaha UMKM, komersial, industri dan sektor kelistrikan. Dengan memanfaat­kan gas bumi masyarakat dapat menikmati energi yang efisien, aman dan ramah lingkungan," tambahnya.

Sampai saat ini, PGN me­masok gas bumi ke lebih dari 119.960 pelanggan rumah tangga. Selain itu, 1.929 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala be­sar dan pembangkit listrik.

Ratusan ribu pelanggan PGN yang menikmati gas bumi terse­but dialirkan melalui infrastruk­tur pipa gas bumi PGN yang telah mencapai lebih dari 7.260 km yang tersebar diberbagai daerah, mulai Medan, Pekanbaru, Batam, Lampung, Palembang, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Kalimantan Utara serta Papua. "Saat ini 78 persen pipa gas bumi hilir di Indonesia dibangun dan dioperasikan oleh PGN," tutup Irwan. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya