Berita

Foto/Net

Bisnis

Google Kirim 6 Startup Lokal Ke Silicon Valley

Berikan Pelatihan Teknis
KAMIS, 24 NOVEMBER 2016 | 08:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Google kembali akan men­girim 6 startup pilihan dari Indonesia ke Silicon Valley untuk mengikuti Launch­pad Accelerator kelas ketiga. Sebelumnya, Google telah mengirimkan 14 startup asal Indonesia untuk mengikuti kelas Launchpad Accelerator.

Selain 6 startup dari Indo­nesia, program ini juga akan diikuti oleh para developer dari Brasil, India, Meksiko, Argentina, Kolombia, Thai­land, Vietnam, dan Filipina. Ke-6 startup Indonesia yang akan berpartisipasi dalam Launchpad Accelerator kelas ketiga, yaitu Snapcart, Qlue, iGrow, Jurnal, Mapan (Ruma), dan PicMix.

Head of Corporate Com­munication Google Indonesia, Jason Tedjasukmana men­gatakan, program Launch­pad Accelerator mencakup bimbingan dari para Engineer Google, serta Product Man­ager dan mentor-mentor ahli lainnya dari berbagai peru­sahaan teknologi serta VC di Silicon Valley.


"Mereka akan menerima bantuan, kredit untuk produk-produk Google, dan kesem­patan bekerja sama dengan Google selama 6 bulan di negara asal masing-masing," ujarnya, kemarin.

Program kelas ketiga Launchpad Accelerator akan dimulai pada tanggal 30 Janu­ari tahun depan di Launchpad Space, sebuah arena Google di San Francisco. Dalam kes­empatan ini, para developer dan startup bisa mendapatkan pelatihan teknis gratis, bimb­ingan individual, dan akses edukasi lainnya guna mem­bantu menyukseskan pem­buatan aplikasi dan startup mereka.

Menurut dia, Google berkomitmen untuk terus mengembangkan lebih banyak developer berbakat Indonesia dan membantu pemerintah Indonesia bersama-sama men­jadikan Indonesia sebagai perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya