Berita

Foto/Net

Otomotif

Desainnya Lebih Sporty

Lamborghini New Huracan Spyder
RABU, 23 NOVEMBER 2016 | 09:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pecinta mobil sport khususnya penggila Lamborghini pantas gembira dengan kabar satu ini. Sebab, produsen mobil kondang asal Italia itu menghadirkan var­ian baru untuk mobil kencang­nya, New Huracan Spyder.

Varian baru dari New Hura­can Spyder ini akan menggu­nakan sistem penggerak roda belakang (rear wheel derive/ RWD). Rencananya varian baru ini baru akan dipasarkan tahun depan.

Untuk harganya, varian ter­baru dari Huracan Spyder ini dibanderol senilai Rp 4,2 miliar untuk pasar Australia. Den­gan harga itu, maka mobil ini akan lebih murah sekira Rp 492 juta dari varian all wheel drive (AWD). Namun, belum dipas­tikan kapan mobil ini masuk ke Indonesia.


Mobil ini juga telah dileng­kapi dengan sistem elektrik buka tutup atap mobil yang hanya membutuhkan waktu sekitar 17 detik. Namun aksi tersebut dapat dilakukan saat kecepatan mobil di bawah 50 kilometer (km) per jam.

"Ini adalah sebuah mobil Lamborghini bagi mereka yang punya hasrat dalam hidup dan menginginkan pengalaman mengemudi dengan atap ter­buka," kata bos Lamborghini Stefano Domenicali.

Untuk tampilannya, ada be­berapa revisi pada bagian depan dan belakang mobil Huracan Spyder varian baru ini. Mobil ini sendiiri punya berat 1.509 kg dengan rasio berat dan tenaga 2.6kg/hp.

Keseluruhan, mobil ini memi­liki desain sangat wah dan makin sporty. Desain eksterior Lambo­rghini Huracan Spyder terlihat sangat mengedepan mobil sport city modern.

Sedangkan untuk dapur pacu­nya, mobil ini ditanami mesin V10 kapasitas 5,2 liter yang mampu memuntahkan tenaga hingga 426kW/540Nm. Mo­bil ini mampu melesat dari 0 hingga 100 km dalam waktu 3,6 detik. Lalu untuk top speed-nya mampu menyentuh angka 319 km per jam. ***

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya