Berita

Foto: RMOL

Politik

Maruarar Sirait: Jokowi Bisa Kumpulkan 1 Juta Orang Di Monas

MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 | 14:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia merupakan negara Pancasila. Dengan dasar Pancasila juga Indonesia menjadi negara yang kokoh, solid dan bisa menghadapi kompetisi dengan negara-negara lain.

"Pancasila adalah living ideology. Banyak negara lain yang terkagum-kagum dengan Pancasila. Kita harus bangga dengan Pancasila. Maka Pancasila jangan hanya dihapal melainkan juga harus dilaksanakan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat menyampaikan sambutan dalam acara jalan sehat dan kirab budaya di Semarang, Jawa Tengah (Minggu, 20/11).

Pancasila, tegas Maruarar, adalah rumah bagi semua warga negara Indonesia. Di rumah Pancasila lah, berbagai warna kulit, beragam etnis, bermacam-macam agama dan ras bisa hidup bersama dengan rasa persaudaran dan gotong royong. Karena itu, Pancasila harus dipertahankan oleh semua warga negara.


Meski berbeda-beda, kita adalah satu. Bhinneka tunggal ika,” tegas Maruarar.

Hal kedua yang ditekankan oleh Maruarar, negara Indonesia adalah negara yang demokratis. Pemerintahan Jokowi-JK berhasil membangun negara demokratis secara berkualitas. Meski pemerintahan Jokowi-JK sangat kuat yang didukung oleh rakyat maupun kekuatan politik di Senayan, sebagaimana hasil beragam survei dan meleburnya kekuatan KIH dan KMP, namun hal ini tak membuat pemerintahan menjadi refresif.

"Stabilitas dibangun tampa refresif. Pemerintah Jokowi sangat kuat namun demokratis. Kalau Jokowi kumpulkan massa 1 juta di Monas, pasti bisa. Rakyat bisa menyampaikan pendapat dan demo di Istana. Karena itu, kita juga sangat berterimakasih juga kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang membantu menjaga kondusivitas,” ungkap Maruarar.

Hal ketiga yang ditekankan Maruarar adalah bahwa bangsa Indonesia adalah negara hukum. Hukum harus menjadi panglima di negara ini. Dalam menegakkan hukum, siapapun tak boleh melakukan intervensi.

"Pak Jokowi Sudah membuktikan dalam kasus yang terjadi di Jakarta sama sekali tak mengintervensi hukum," tegas Maruarar.

Acara jalan sehat dan kirab budaya ini dihadiri sebanyak belasan ribu  peseta yang terdiri dari kader kader TMP, warga Semarang dan elemen pemuda yang ada di Kota Semarang. Jalan sehat dimulai dari halaman kantor Wali Kota Semarang dan finish di kantor Gubernur Jawa Tengah.

Peserta langsung dilepas oleh Ketua Umum TMP Maruarar Sirait dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, yang juga Ketua TMP Jawa Tengah. Nampak peserta yang mengikuti kegiatan ini penuh dengan kegembiraan.

Acara ini juga dihadiri banyak elemen pemuda, mahasiswa dan pelajar. Di antara yang hadir adalah dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), GP Ansor, Banser, FKPPI, Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), IPNU, IPPNU dan lain-lain. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya