Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Panglima TNI: Jangan Biarkan NKRI Terpecah Belah

MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 | 06:50 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengajak seluruh anak bangsa mewujudkan stabilitas keamanan dan politik, agar Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak terpecah belah.

Hal tersebut disampaikan Gatot saat memberi kuliah umum bertema 'Mari Kita Berjuang dan Bergotong Royong Mewujudkan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang' di Aula Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan, Sumatera Utara, kemarin.

Sebagai bangsa pejuang, Gatot mengingatkan, para pendahulu telah berkorban jiwa dan raga demi mencapai kemerdekaan Indonesia. Oleh karenanya jangan mau diadu domba oleh kelompok-kelompok yang tidak bertangung jawab.
 

 
"Saya berhadapan dengan mahasiswa pejuang karena UISU adalah Universitas tertua di Sumatera Utara dan didirikan oleh para pejuang seperti rektor, dekan, ketua prodi, guru besar dan dosen, mereka adalah juga pejuang yang mencetak pemimpin-pemimpin bangsa,” katanya.
 
Mengakhiri kuliah umumnya, Gatot kembali menyampaikan bahwa umat Islam di Indonesia cinta damai serta agama yang Rahmatan Lil Alamin.

"Tebarkan salam, pererat silaturahmi dan persaudaraan, saling menasehati, berbuat kebajikan, cegah kemungkaran dan tunjukkan Islam itu indah," pungkasnya.
 
Turut hadir pada acara tersebut di antaranya, Gubernur Sumatera Utara, Pangkostrad, Pangdam I/Bukit Barisan, Kapolda Sumut, para Asisten Panglima TNI, Danjen Kopassus, Kapuspen TNI dan Rektor UISU.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya