Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wakaf Berpotensi Besar Wujudkan Kemakmuran Umat

MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 | 00:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Wakaf sangat berpotensi besar wujudkan kemakmuran umat. Karena itu, lembaga sosial Dompet Dhuafa berupaya membangun kesadaran masyarakat lewat gerakan #YukWakaf.

"Yuk Wakaf adalah gerakan edukasi dan kampanye wakaf pada masyarakat yang bertujuan untuk membangun peradaban melalui wakaf," kata Direktur Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa, Ahmad Sonhaji, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggi, 20/11).

Menurut Sonhaji, Islam menawarkan berbagai solusi untuk menyelesaikan masalah sosial melalui wakaf. Wakaf bukanlah sesuatu hal yang sulit dilakukan sebab setiap muslim bisa berwakaf.


"Oleh karena itu, Gerakan YukWakaf mengajak semua pihak untuk bersama-sama terlibat langsung membangun kesadaran ummat untuk berwakaf di lembaga-lembaga wakaf di Indonesia,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan oleh Manajer Penghimpunan Wakaf dari Direktorat Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby Manulang. Bobby menilai, saat ini masyarakat Indonesia masih melihat wakaf sebagai ibadah tersier alias ibadah ‘mewah’ setelah mereka menunaikan zakat dan sedekah.

"Kita mencoba membangun kesadaran masyarakat untuk jangan lagi berpikir bahwa wakaf identik dengan ibadah golongan menengah ke atas," tutur Bobby.

Bobby mengatakan, dengan keberadaan lembaga-lembaga pengelola wakaf di Indonesia, ibadah wakaf pun dapat ditunaikan dalam satuan-satuan kecil. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya