Berita

Jaya Suprana/net

Jaya Suprana

Menjunjung Tinggi Harkat-Martabat Perdaban Bangsa

SABTU, 19 NOVEMBER 2016 | 07:51 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEBAGAI warga Indonesia tergolong minoritas etnis dan agama , saya  tidak pernah setuju terhadap pendapat -termasuk pendapat yang dihembuskan pers asing- bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa tidak toleran bahkan penindas minoritas.

Pendapat mendiskreditkan bangsa Indonesia semacam itu adalah sekadar hasil tafsir dangkal berdasar keyakinan titik-senila-merusak-susu-sebelanga terhadap peristiwa-peristiwa yang kebetulan rawan mengesankan ketidak-toleransian masyarakat Indonesia.

Akibat ada oknum yang melempar bom molotov maka seluruh bangsa hukumnya wajib dianggap teroris. Akibat ada oknum merusak aksi-damai dengan melakukan kekerasan maka seluruh bangsa dianggap pro kekerasan.


Maka saya sangat terharu, bersyukur dan berterima kasih kepada para relawan Pembersih Masjid At Taqwa Kelurahan Harapan Baru Samarinda yang secara tulus tanpa pretensi pencitraan turut bergotong royong bersama jemaat gereja merapikan Gereja Oikumene Samarinda yang porak-poranda akibat aksi pelemparan bom molotov pada hari Minggu 13 November 2016.

Setelah perilaku jahanam yang merusak Gereka Oikumene Samarinda di jalan Dr. Cipto Mangunkusomo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan, Samarinda, Kalimantan Timur, mulai dirapikan dan dibenahi kembali. Ternyata yang bekerja melakukannya bukan hanya warga jemaat gereja, umat Islam juga ikut membantu. Tampil suatu pemandangan peradaban luar biasa indah di mana  jemaat gereja, warga, serta aparat Polri dan TNI bergotong-royong mempercantik rumah ibadat tersebut.

Bahkan laskar Relawan Pembersih Masjid At Taqwa Kelurahan Harapan Baru Samarinda ikut serta dalam aksi nyata keBhinneka Tunggal Ikaan itu. Aparat Polri dan TNI memanunggalkan diri bersama umat Nasrani dan umat Islam  bergotong royong mengecat pagar gereja dan merapikan bongkahan batu batu dan puing-puing yang berserakan di Gereja Oikumene Samarinda.

Relawan Pembersih Masjid yang mengenakan kaos berwarna hijau tampak berbaur bersama jemaat gereja, aparat TNI-Polri, serta masyarakat. Mereka semua bergotong-royong membersihkan serpihan batu bekas ledakan bom molotov dan juga mengecat pagar gereja.
Tiada kata-kata mampu melukiskan kembali betapa indah suasana kedamaian yang hadir di Gereja Oikumene Samarinda itu.

Penghargaan dan penghormatan sangat layak dianugerahkan kepada teman-teman seBangsa dan seTanah-Air-Udara di Samarinda yang telah tulus-ikhlas bersatupadu, bergotong-royong, mengejawantahkan semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi kenyataan upaya menjunjung tinggi harkat-martabat peradaban bangsa Indonesia.

Saya bangga dan bahagia menjadi warga bangsa Indonesia! MERDEKA!

Penulis  pro damai, anti kekerasan

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya