Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kemenhub Diacungi Jempol, Pungli Ke Supir Lintas Daerah Mulai Berkurang

JUMAT, 18 NOVEMBER 2016 | 22:08 WIB | LAPORAN:

Langkah Kementerian Perhubungan bersama aparat kepolisian menggalakan pemberantasan pungutan liar mulai dirasakan manfaatnya. Kini, pungli terhadap supir lintas daerah juga mulai berkurang.

Salah seorang supir ekspedisi truk Jakarta-Lampung, Margono menjelaskan, pasca adanya OTT Kemenhub dan Kepolisian beberapa waktu lalu, pungli sudah agak berkurang.

"Sebelum ada OTT, banyak sekali pak. Dari keluar kapal sampai pertigaan Terbanggi Besar bisa kena 6-7 kali. Ini agak berkurang sejak ada itu (OTT, red)" kata supir asal Pakuan Ratu, Lampung Utara ini (Jumat, 18/11).


Biasanya, aku Margono, besaran pungli yang diberikan mulai dari Rp 10 ribu sampai ratusan ribu rupiah.  "Biasanya tergantung pak, ada yang minta sedikit dan kadang juga kalau oknum petugas agak banyak mintanya," tambahnya.

Margono menjelaskan, pungli dilakukan tidak hanya dari masyarakat biasa, tapi banyak juga dari oknum petugas DLLAJ dan Polantas. "Oknum petugas itu mintanya banyak pak, mereka berdalih pakai aturan ini itu dari surat jalan, tonase dll," ujar dia.

Margono dan para supir berharap, Kementerian Perhubungan dan Kepolisian rutin menggelar OTT agar manfaatnya bisa mereka rasakan. Mereka tidak mau setoran hasil jerih payah untuk kerumah habis dijalan. "Semoga pak Menteri rutinlah menggelar ini. Kami sangat tertolong pak. Kami ini hanya mencari makan pak", pungkas supir beranak 4 ini. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya