Berita

Munarman: Net

Politik

Kata Munarman, Ahok Banci Kamera Dan Agak Sakit Jiwa

JUMAT, 18 NOVEMBER 2016 | 17:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut sebagai merupakan sosok yang banci kamera dan sakit jiwa.

Penilaian itu sebagaimana disampaikan jurubicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman lantaran setiap video rapat yang dipimpin Ahok selalu diupload di website resmi Pemprov DKI.

"Tersangka ini (Ahok) kan agak banci kamera sedikit dia. Kenapa? Karena setiap rapat-rapat disorot kamera harus diupload gitu. Rapat apa aja pokoknya. Dengan alasan transparansi," kata Munarman dalam diskusi yang digelar Himpunan Pengacara Pembela Muslim Indonesia (HIPPMI) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (18/11).


Munarman mengaku, setiap menonton video rapat para pejabat daerah itu hanya menemukan omongan Ahok yang tidak sewajarnya keluar dari seorang kepala daerah.

"Sebetulnya agak sakit jiwa juga menurut saya. Ngomongnya sembarangan aja soalnya," sambungnya.

Bahkan, dijelaskan panglima Aksi Bela Islam ini bahwa video Ahok memarahi anak buahnya pun turut diupload di website pemprov.

"Rapat anak buahnya dimarahin, lagi rapat teknis ngomongin soal iman. Nggak kelar-kelar itu, jadi nggak fokus. Nah itu diupload-upload itu," tandasnya.

Atas alasan juga, Munarman mendesak agar Ahok ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penistaan agama oleh Bareskrim Polri.

"Ahok dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, bisa memerintahkan pihak yang menangani website resmi Pemprov DKI untuk mengedit atau menghilangkan barang bukti video tersebut," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya