Berita

Nusantara

Bibit Aksi Radikal Di Usia Belia Harus Direspon Dengan Pola Dan Sistem Pendidikan

RABU, 16 NOVEMBER 2016 | 06:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aparat di jajaran pemda DIY diingatkan juga untuk tingkatkan kewaspadaan dan berikan perhatian atas maraknya kapitalisme, radikalisme, terorisme, separatisme, narkoba, pelanggaran hukum serta potensi pelanggaran hukum orang asing di DIY.

Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, saat dialog di rapat kerja bersama dengan Forkompinda DIY (Selasa, 15/11). Rapat kerja dibuka oleh Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Laksana dan didampingi juga unsur pimpinan DPRD DIY, Nur Arif Hartanto.

"Dukungan komitmen bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) untuk menyusun dan melaksanakan strategi program pencegahan, deteksi dini, penindakan serta penegakan hukum juga rehabilitasi, kita berikan. Utamanya untuk tindakan pencegahan aksi kekerasan," kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan.


Dialog yang menghadirkan unsur SKPD seperti Satpol PP, Kesbangpol, Kejaksaan Tinggi, Kepolisian Polda DIY banyak membahas kondisi terkini  keamanan di wilayah DIY.

Langkah pencegahan untuk aksi-aksi kekerasan, perlu diprioritaskan. Apalagi setelah kondisi di lapangan, ada banyak pelaku kekerasan yang usianya semakin muda. Bibit aksi radikal di usia yang belia ini butuh direspon dengan penerapan pola pendidikan, wujudkan sistem pendidikan yang baik.

"Tindakan pencegahan, serta deteksi dini berbasis desa melalui kerjasama yang baik dalam Forkompinda sangat dibutuhkan," kata Eko Suwanto yang juga jadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DIY. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya