Berita

Foto: Istimewa

Pertahanan

Molotov Gereja dan Vihara Menodai Kedamaian Bumi Kalimantan

SENIN, 14 NOVEMBER 2016 | 22:58 WIB | LAPORAN:

Peristiwa meledaknya bom di gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur dan Vihara Budi Dharma, Singkawang, Kalimantan Barat menodai kedamaian di bumi Kalimantan.

Begitu dikatakan Ketua DPD Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Kalimantan Timur, Maswan Sainudin dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (14/11).

"Mengutuk keras para pelaku beserta jaringan-jaringan di belakangnya yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam peristiwa tersebut," jelas dia.


Jaman Kaltim, lanjut dia, meminta Polri beserta jajarannya untuk menindak para pelaku beserta jaringannya secara adil, cepat dan tuntas. Pemprov Kalimantan Timur dan Pemkot Samarinda juga diminta untuk menanggung biaya perawatan korban, baik secara fisik maupun psikis pasca peristiwa ledakan.

"Kami meminta kepada pihak Pemrov Kalimantan Barat dan segenap pihak di Kalimantan Barat agar tetap bergandengan tangan dan bersatu padu untuk menjaga kondisi agar tetap kondusif dan mendukung upaya pihak Polri mengungkap motif aksi tersebut," jelas Maswan.

Jaman juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Indonesia untuk tetap menjaga dan menahan diri agar tidak terprovokasi yang dapat mengakibatkan disintegrasi bangsa.

"Mengajak seluruh pemuka agama, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh partai politik, tokoh-tokoh gerakan ke-bhineka-an, aparat TNI/POLRI dan segenap elemen masyarakat di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan di Indonesia untuk bersama-sama mencegah peristiwa serupa terjadi kembali," tandasnya. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya