Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
RMOL. Polemik gambar saling isi (rectoverso) di uang kertas nominal Rp 100 ribu, diduga hanya ulah orang tak bertanggung jawab.
Analis Ekonomi Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Supriadi menegaskan bahwa gambar tersebut bukanlah palu arit yang merupakan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Nggak, bukan celurit. Ada-ada saja itu, kok dikait-kaitkan (palu arit, red). Kenapa polemik, mungkin saja, ada orang yang lagi sensitif," ungkap Analis Ekonomi Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Supriadi di Pulau Pantara, Kepulauan Seribu, Minggu (13/11).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14