Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Ngaku Bingung, Isu Ahok Digeser Ke Dirinya

MINGGU, 13 NOVEMBER 2016 | 20:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasakan keanehan dengan pergeseran isu dugaan penistaan agama yang dilakukan calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada dirinya. Padahal, kasus itu murni urusan Ahok dan tidak berhubungan dengan pemerintah pusat.

"Ini urusan DKI, lah kok digesernya ke presiden, ke saya. Ini ada apa. Saya sih senyam senyum saja," ujarnya dalam Rapimnas Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (13/11).

Meski begitu, Jokowi mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu padu menghargai dan menjaga kebhinnekaan dan kemajemukan bangsa.


"Sistem ketatanegaraan kita sangat menghargai itu. Jadi tugas kita bersama untuk merawat dan menjaga kebhinnekaan," tutupnya.

Ribuan orang menggelar aksi damai pada 4 November untuk menuntut percepatan proses hukum terhadap Ahok. Isu tersebut kemudian bergeser dan menyebut bahwa Presiden Jokowi secara sengaja melindungi Ahok dari jeratan hukum.

Sebelumnya, Ahok justru melihat bahas unjuk rasa besar 4 November bisa berlanjut ke demonstrasi berikutnya yang lebih besar, bahkan bisa berujung terhadap upaya melengserkan Jokowi dari kursi presiden.

"Akan ada demo terus, presiden bisa diturunkan. Ini bisa jadi tidak terkendali. Orang akan datangi Jakarta terus menerus, berhari-hari, makin kacau," beber Ahok pada Jumat lalu (11/11). [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya