Berita

Politik

Aktivis Muhammadiyah Deklarasikan Relawan Matahari Jakarta

MINGGU, 13 NOVEMBER 2016 | 18:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pilkada DKI Jakarta 2017 memiliki banyak dinamika yang berpotensi memecah belah bangsa, karena kentalnya unsur kampanye berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (Sara).

Menanggapi hal itu, segenap aktivis muda Muhammadiyah mendeklarasikan Relawan Matahari Jakarta (RMJ) sebagai bentuk tanggung jawab sejarah untuk ikut meluruskan kembali arah perjalanan bangsa.

"Bagaimana tidak, pendahulu kami adalah para pendiri yang ikut melahirkan republik ini. Republik yang disepakati dalam kerangka Pancasila sebagai anti tesis dari pemikiran ke-Islaman yang progressif berkemajuan dengan wawasan kebangsaan yang diimpikan," ujar Ketua RMJ Supriadi Djae  usai deklarasi Relawan Matahari Jakarta (RMJ) bertajuk 'Islam Berkemajuan untuk Kebhinnekaan Jakarta' di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta (Minggu, 13/11).


Pria yang akrab disapa Sudja itu menjelaskan bahwa gagasan tersebut dikristalisasikan dan diekspresikan RMJ melalui gerakan politik dengan mendukung pasangan petahana Basuki Thahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Menurutnya, dukungan merupakan wujud dan cara untuk menjaga kebhinnekaan di ibu kota.

"Ini juga bukti bahwa aktivis-aktivis Muhammadiyah berdiaspora dan akan saling menguatkan pilar-pilar ke-Indonesia-an. Dukungan ini juga untuk memastikan program pembangunan yang sudah berjalan dengan sangat baik harus dilanjutkan dan diteruskan. Sebab akan rugi bila pembangunan yang baik mengalami keterputusan akibat perubahan di level aktor," jelasnya.

Mantan ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu melanjutkan, pihaknya dengan tegas menolak dan akan menghindari politisasi agama karena akan merusak kebhinnekaan bangsa. Dengan begitu, Pilkada DKI akan terfokus pada rekam jejak kandidat serta program kerja yang ditawarkan.

"Kami juga melihat secara nyata banyak program dan kineja Ahok-Djarot yang berpihak kepada kepentingan umat. Sebut saja program renovasi masjid dan mushola, program mengumrohkan pengurus masjid di seluruh DKI yang tidak pernah dilakukan gubernur-gubernur sebelumnya. Serta mulai meniadakan secara bertahap tempat kemunkaran seperti lokalisasi di Kalijodo," pungkas Sudja yang juga aktif di Pemuda Muhammadiyah.

Relawan Matahari Jakarta sendiri terdiri dari ratusan aktivis Muhammadiyah yang pernah berkecimpung di berbagai organisasi sayap ormas bentukan Kiai Haji Ahmad Dahlan tersebut, seperti kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, hingga Nasyiatul Aisyiah (NA). [wah]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya