Berita

Abraham Samad/Net

Hukum

Abraham Samad Dorong UU Perlindungan Pimpinan KPK

SABTU, 12 NOVEMBER 2016 | 16:38 WIB | LAPORAN:

Rentannya kriminalisasi terhadap ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat wacana agar undang-undang perlindungan terhadap pimpinan KPK mencuat.

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad menilai UU perlindungan kepada komisioner KPK harus segera dibuat.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting agar pimpinan KPK bisa lebih fokus dalam pemberantasan korupsi di Indonesia dengan tanpa pandang bulu.


"Perlu perlindugan bagi komisioner KPK, agar kasus seperti saya dan Antasari Azhar tidak terulang. Kalau kriminalisasi bisa berlangsung lagi, saya khawatir dengan agenda pemberantasan korupsi ke depan," kata Samad saat ditemui seusai menjadi pembicara dalam Seminar Antikorupsi di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (12/11).

Lebih lanjut, Samad menilai, pimpinan KPK merupakan jabatan publik paling berisiko, bahkan ancaman yang didapat lebih besar dari kepala daherah dan kepala negara.

Samad mencontohkan, dalam permasalahan yang dihadapi Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kemungkinan ancaman yang berujung pembunuhan sangat kecil. Berbeda dengan pimpinan KPK yang acap kali mendapat ancaman dan teror saat ingin membongkar kasus-kasus korupsi.

Untuk itu jugalah dirinya berharap DPR bisa membuat UU perlindungan bagi komisioner KPK agar kedepannya lembaga anti rasuah tidak ragu dalam mengusut kasus-kasus besar yang melibatkan pejabat tinggi negara.

"Mudah-mudahan ini didengar teman-teman di DPR, supaya iklim pemberantasan korupsi tidak terganggu. Apa Anda mau pemberantasan korupsi berjalan di tempat?" tegas Samad. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya