Berita

Net

Nusantara

Satwa Langka Dijual Di Pasar Sukahaji, Aktivis: Kang Emil Jangan Diam!

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 22:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Walikota Bandung Ridwan Kamil diminta untuk ikut aktif memberantas perdagangan satwa langka.

LSM Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group mencatat, Pasar Burung Sukahaji Bandung adalah pasar burung yang marak memperdagangkan satwa langka.

"Kami minta Kang Emil jangan diam," ujar investigator senior Scorpion, Marison Guciano dalam keterangannya kepada redaksi, Jumat (11/11).


Perdagangan satwa langka di Pasar Sukahaji, sebut Marison, sangat marak dan dilakukan secara terbuka. Berbagai jenis satwa langka yang dijual seperti kukang, kucing hutan dan elang.

Kukang dijual seharga Rp 800 ribu per ekor, kucing hutan Rp 500 ribu, sementara elang dijual Rp 700 ribu per ekor.

Menurut Marison, Pasar Sukahaji termasuk ke dalam pasar satwa terburuk di Indonesia. Satwa langka diperjualbelikan secara bebas dan terbuka dengan kondisi mengenaskan, dikurung di dalam kandang kecil dan kotor.

Dia menengarai perdagangan satwa langka di Pasar Sukahaji dibekingi oknum aparat.
 
Marison mengatakan pihaknya telah melaporkan perdagangan satwa langka di Pasar Sukahaji ke Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Barat namun hingga saat ini belum ditindaklanjuti.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya