Berita

Foto/Net

Bisnis

Jadwal Commuterline Segera Ditambah

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 09:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Su­madi kemarin melakukan in­speksi mendadak (sidak) ke Stasiun Palmerah-Serpong- Tanah Abang. Hal itu dilaku­kan untuk melihat langsung layanan transportasi massal tersebut pasalnya dia menda­patkan kabar burung adanya keterlambatan Commuterline Jabodetabek.

BKS-sapaan akrab Budi Karya Sumadi blusukan di­dampingi Dirjen Perkeretaa­pian Prasetyo Boeditjahjono dan Kabiro Komunikasi dan Informasi Publik Bambang S Ervan. Mereka memulai sidak dari Stasiun Palmerah, naik kereta menuju Serpong pada pukul 07.00 WIB dan tiba dilokasi pukul 07.21 WIB.

Sampai di Serpong, BKS meninjau fasilitas stasiun dan berbincang dengan penump­ang. "Mau ke mana, sering terlambat nggak di sini?" tan­ya Menhub. "Mau ke Tanah Abang Pak. Nggak sering terlambat sih, tapi padat. Jadi saya nunggu sampai kereta ng­gak padat Pak, terus baru naik deh," jawab penumpang.


Tidak lama di Stasiun Ser­pong, BKS kembali naik kereta menuju Stasiun Tanah Abang. Untuk mengecek pe­layanan, rombongan membeli sendiri Tiket Harian Berjamin (THB). Sepanjang perjalanan, BKS juga melakukan dialog dengan banyak penumpang. Penumpang umumnya sudah puas, namun mengeluhkan kepadatan di dalam kereta.

"Mau ke mana bu, sering naik kereta? Ada masukan nggak?" tanya Menhub. "Mau ke Tanah Abang Pak, saya sih nggak sering naik kereta, sesekali saja kalau ke Jakarta. Udah nyaman sih, tapi kalau bisa ditambahin biar nggak ada yang berdiri," jawab Ibu.

BKS mengakui blusukan dilakukannya karena banyak mendengar kabar bahwa com­muterline Serpong-Jakarta sering terlambat.

"Jadi kita mau cari solus­inya, pertama kita mau mem­perbanyak kereta api. Kedua, kita pikirkan bagaimana saat keberangkatan ke sini lebih banyak atau menambah rang­kaian. Tapi kan kita nggak bisa lakukan kalau nggak lihat apa yang terjadi di lapangan," katanya.

BKS mengatakan, peningka­tan layanan akan terus dilaku­kan. Karena, Commuterline sangat membantu warga ibu ko­ta dengan transportasi efisien, cepat dan murah. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya