Berita

Bisnis

Telkom Raih Dua Penghargaan Dari IICD

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 09:37 WIB | LAPORAN:

. Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) tahun 2016 kembali mengadakan Corporate Governance (CG) Conference & Awards yang ke-8, dengan tema "Enhancing Investors Trust Through Good Corporate Governance" di Jakarta.

Pada ajang ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih penghargaan "The Best State Owned Enterprise" sekaligus memperoleh predikat "Top 50 Public Listed Companies". Telkom berhak menyadang predikat tersebut berdasarkan skor penilaian IICD yang menggunakan acuan ASEAN Corporate Governance Scorecard dalam menilai praktek tata kelola perusahaan terbuka di Indonesia.

Instrumen ASEAN CG Scorecard ini digunakan negara-negara ASEAN untuk menilai praktik-praktik tata kelola  perusahaan-perusahaan terbuka dari masing-masing negara. Di masa mendatang, perusahaan-perusahaan terbuka di ASEAN diharapkan terus menggunakan scorecard sebagai alat meningkatkan praktik tata kelola perusahaan yang baik.


Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap praktik tata kelola yang baik di lingkungan Telkom.

"Konsep penerapan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) dalam organisasi perusahaan berlandaskan pada komitmen  menciptakan perusahaan yang transparan, dapat dipertanggung jawabkan (accountable), serta terpercaya melalui manajemen bisnis yang baik," kata Arif dalam keterangan di Jakarta, Jumat (11/11).

Pemberian CG Award IICD 2016 ini sesuai dengan hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard terhadap 100 perusahaan dengan market kapitalisasi terbesar. Instrumen penilaian didasarkan pada ASEAN Corporate Governance Scorecard yang merupakan inisiatif dari ASEAN Capital Market Forum (ACMF) dan dikembangkan dari prinsip-prinsip GCG yang disusun dan dikeluarkan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

Instrumen ini telah dipakai lima negara ASEAN lainnya yaitu Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura dan Vietnam yang meliputi: (1) hak-hak pemegang saham; (2) perlakuan yang setara terhadap pemegang saham; (3) peran pemangku kepentingan; (4) pengungkapan dan transparansi; dan (5) tanggung jawab dewan.

Prinsip-prinsip tersebut dijabarkan secara komprehensif ke dalam 209 pertanyaan, termasuk bonus dan penalty. Adapun penilaian tahun ini dilakukan secara domestik dengan tahap-tahap sebagai berikut: 1. Tahap I-penilaian dillakukan oleh 10 asesor IICD yang telah terlatih baik dan berpengalaman; 2. Tahap II-review yang dilakukan oleh 5 CG Expert IICD lewat diskusi intensif bersama dengan para assessor; 3. Tahap III-Diskusi intensif di antara para CG Expert/dewan juri IICD untuk menentukan para pemenang.

"Penerapan praktik-praktik GCG merupakan salah satu langkah penting bagi Telkom untuk meningkatkan dan memaksimalkan nilai perusahaan (corporate value), mendorong pengelolaan perusahaan yang profesional, transparan dan efisien dengan cara meningkatkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dapat dipercaya, bertanggung jawab dan adil sehingga dapat memenuhi kewajiban perusahaan kepada pemegang saham, dewan komisaris, mitra bisnis, serta pemangku kepentingan lainnya," ungkap Arif.

Sementara itu, pada event Golden World Awards (GWA) 2016 yang diselenggarakan the International Public Relations Association (IPRA) di Doha, Qatar, Sabtu (5/11), Telkom berhasil menyabet dua kategori penghargan untuk kelompok In-house Public Relations (non-agency) di antaranya. Pertama, Kategori Digital Media Relations untuk program "Digital Activation to Get the The Biggest Hackathon Event in the World Went Viral. Kedua, Kategori Social Media for PR untuk program "From Social Media to Social CRM:  Reinventing The Costumer Relations".

Ajang ini melibatkan 19 juri dari berbagai negara yang memberikan penilaian terhadap makalah program komunikasi perusahaan. Proses assessment didasarkan pada 6 kriteria yang terdiri dari: penjelasan program, perumusan masalah dan peluang, riset, detail perencanaan, eksekusi program serta evaluasi dan pengukuran keberhasilan program komunikasi.

Penghargaan berskala global ini diperoleh atas keberhasilan Telkom dalam menerapkan digital media relations untuk berbagai program komunikasi perusahaan, salah satunya melalui kampanye program The Indonesian Hackathon Merdeka 2.0 yang menjadi viral di media sosial. Selain itu, Telkom juga dinilai berhasil dalam memanfaatkan media sosial sebagai salah satu saluran komunikasi korporasi.

Penghargaan yang diperoleh dalam IPRA GWA 2016 ini merupakan salah satu bukti Telkom melaksanakan perencanaan dan pengelolaan digital engagement secara optimal dalam praktik kehumasan perusahaan. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya