Berita

Hukum

Presiden Penanggung Jawab Tunggal, Termasuk Soal Hukum

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 17:35 WIB | LAPORAN:

Presiden bertanggung jawab sepenuhnya terkait penegakan hukum, termasuk kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sebab, dari perspektif hukum tata negara, Presiden kekuasaannya tunggal dan memiliki kekuasaan hukum. Sementara Kapolri hanya membantu presiden menegakkan hukum.

"Doktrin tata negara, tidak akan disebut Presiden kalau fungsinya bukan menegakkan hukum," jelas pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, dalam diskusi terkait kasus penistaan agama yang membelit Agok di Rumah Amanah Rakyat, Jakarta, (10/11).


"Termasuk Wapres itu nggak bisa bicara kalau tidak disuruh Presiden. Karena kekuasaan tunggal, sepenuhnya di tangan Presiden," kata dia.

Terkait gelar perkara terbuka yang akan dilakukan pihak Polri, Margarito mengatakan sebaiknya media tidak dilibatkan untuk meliput karena akan membuat para penyidik kesulitan dalam menyidik.

"Saya bisa bayangkan bagaimana penyidik akan mengalami kesulitan," kata dia.

Ia juga mengimbau agar tokoh-tokoh agama atau ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah untuk tidak datang ke penyelidikan. Penyelidikan sepenuhnya independensi dari penyidik, dan secara hukum sifatnya memang tertutup.

"Demi hukum, agar elok, sebaiknya para ahli agama jangan datang ikut melihat penyelidikan. Biarkan saja penyidik bekerja sendiri," demikian Margarito. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya