Berita

Foto/Net

Bisnis

Presiden Proyeksi Ekonomi Kuartal IV Naik Sedikit-sedikit

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 08:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Presiden Jokowi optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2016 lebih baik dari kuartal III.

Jokowi menilai, pertumbu­han ekonomi kuartal III-2016 melambat tidak terlepas dari pengaruh perlambatan ekonomi dunia. Namun demikian, dia yakin kuartal IV bakal naik meskipun tipis.

"Kami optimistis naiknya sedikit-sedikit, tetapi yang penting naik. Kuartal III ini tumbuh 5,02 persen. Kami ber­harap, pada kuartal lV paling tidak kan 5,1-5,2 persen. Arti­nya, ada kenaikan meskipun sedikit," kata Jokowi di Ja­karta, kemarin.


Kenaikan tersebut, lanjut Jokowi, meskipun tipis akan membangkitkan optimisme untuk perekonomian. Karena, pertumbuhan ekonomi negara lain terus menurun.

Selain pertumbuhan ekonomi, Jokowi mengatakan, optimisme perekonomian Indonesia dapat dari kenaikan tingkat kemuda­han berbisnis (easy of doing business) yang dilansir oleh Bank Dunia yang menyebutkan peringkat Indonesia naik men­jadi 91 dari sebelumnya berada di urutan 109.

Namun demikian, bekas Gubernur DKI Jakarta itu me­minta masyarakat tidak cepat puas. Karena, dirinya meng­inginkan Indonesia menembus peringkat 40.

Jokowi mengingatkan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan untuk menggapai mimpi tersebut. Antara lain, belum efisiennya birokrasi. Selain itu, masih terjadinya praktik pungutan liar (pungli).

Untuk meningkatkan pering­kat kemudahan bisnis, pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi 1 hingga 13. Meskipun diakui Jokowi, Ada beberapa paket kebijakan ekonomi ternyata belum mampu mendongkrak peringkat kemu­dahan berbisnis.

"Kalau paket kebijakan ekonomi bisa dilaksanakan dengan baik, kemudahan bisnis akan naik," pungkas­nya.  ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya