Berita

Net

Hukum

Gelar Perkara Kasus Ahok Jangan Jadi Persoalan Baru

SELASA, 08 NOVEMBER 2016 | 21:14 WIB | LAPORAN:

Gelar perkara dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan berlangsung secara terbuka diharapkan tidak menimbulkan persoalan baru.

"Gelar perkara terbuka, selain harus sesuai koridor hukum juga jangan sampai menimbulkan masalah baru yang menyebabkan kontroversi dan kaburnya masalah utama," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kantornya, Menteng, Jakarta (Selasa, 8/11).

Dia mengkhawatirkan timbulnya resiko yang juga tidak kecil seandainya kelanjutan dari tuntutan keadilan hukum yang disuarakan umat Islam terabaikan saat proses gelar perkara. Mengingat, yang menjadi tuntutan keadilan hukum bagi umat Islam didasari atas penodaan terhadap keyakinan beragama.


Karena itu, Haedar berharap pemerintah bersikap cermat dan seksama dalam menangani kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok. Sebagai akar tunjang yang menyebabkan suasana kehidupan kebangsaan jadi keruh dan mengalami eskalasi keresahan lebih luas. Dia pun mengingatkan agar pihak kepolisian tidak melakukan interpretasi yang nantinya justru meningkatkan ketidakpuasan publik dalam penanganan kasus penistaan agama.

"Tegakkan hukum dengan cepat, tegas dan transparan secara konsisten. Sebagaimana janji pemerintah," kata Haedar. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya