Berita

Foto: Net

Dunia

KCNA: Obama Menangis Ketakutan dan Menjijikkan Melihat Keberhasilan Ujicoba Nuklir dan Misil Korut

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 10:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Luar Negeri Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara meminta agar Amerika Serikat tidak meningkatkan suhu ketegangan di Semenanjung Korea dengan pernyataan-pernyataan yang provokatif.

Dikutip dari Korean Centre News Agency, disebutkan bahwa pernyataan Deputi Menlu AS, Antony J. Blinken pekan lalu (Jumat, 28/10) di Seoul National University, Republik Korea atau Korea Selatan mengenai ujicoba nuklir dan peluncuran misil Korea Utara tidak beralasan dan memancing ketegangan baru.

"Pernyataannya yang provokatif tidak berarti apa-apa melainkan tangisan kelompok Obama yang ketakutan menghadapi keberhasilan DPRK mengembangkan kedua hal itu," tulis KCNA.


Apa yang disampaikan Blinken itu, sambung Kementerian Luar Negeri Korea Utara, tidak lebih dari ekspresi kesedihan kelompok Obama yang kini seperti perahu tenggelam.

"Bunyinya seperti permintaan agar dimaklumi yang menjijikkan dan bermaksud untuk menghindarkan tanggung jawab karena mendorong Korea Utara mengembangkan persenjataan nuklir dan karena membuat Semenanjung Korea berada pada fase yang tidak bisa dikontrol," sambung pihak Kemenlu Korut.

Komedi-tragedi yang ditampilkan kelompok Obama mengenai denuklirisasi sama sekali tidak masuk akal.

"Terlepas dari bagaimanapun juga jahatnya kelompok Obama menyerang DPRK, itu akan membuat jalan yang telah dipilih DPRK lebih dinamis dan berkembang," sambung Kemlu Korea Utara.

Pada bagian akhir pemerintahan Obama diminta untuk berhenti menginterfensi negara lain dan fokus pada urusan mereka sendiri sebelum meninggalkan Gedung Putih. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya