Berita

Pertahanan

Demo Berlangsung, Kapolri Minta Pengguna Media Sosial Lebih Bijak

JUMAT, 04 NOVEMBER 2016 | 10:33 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengeluarkan tiga poin pernyataan untuk demonstran, masyarakat umum dan anggota Polri jelang "Aksi Bela Islam Jilid II" yang akan berlangsung usai salat Jumat nanti (4/11).

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, menyampaikan tiga atensi Kapolri tersebut kepada wartawan.

Pertama, memerintahkan kepada seluruh pihak pengamanan agar melaksanakan tugas dengan tujuan melindungi segenap masyarakat yang berdemonstrasi maupun tidak terlibat demonstrasi. Lindungi warga dari tindakan pelanggaran hukum. Jangan memprovokasi dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memancing kemarahan.


"Sabar dan tenang menghadapi saudara-saudara kita sebangsa," imbau Kapolri.

Kedua, Kapolri mempersilakan agar demonstran menyampaikan aspirasinya. Mantan Kapolda Metro Jaya itu meminta agar demonstran menggelar aksinya dengan damai sesuai aturan hukum berlaku.

"Pegang teguh koridor untuk tidak mengganggu hak asasi warga lainnya, tidak mengganggu ketertiban umum, mengindahkan etika serta moral, dan menjaga kesatuan bangsa," tambahnya.

Ketiga, ia menganjurkan agar masyarakat yang tidak berdemonstrasi melaksanakan aktivitas seperti biasanya, dan mengindari titik demonstrasi agar tidak terjebak kemacetan.

Selain itu semua, Kapolri pun menaruh perhatian khusus kepada masyarakat pengguna media sosial (medsos) agar lebih bijak dalam menyebarkan dan menerima informasi.

"Jangan mengupload dan membagi informasi medsos yang tidak jelas. Jangan mudah percaya begitu saja dengan informasi medsos karena banyak informasi yang sebenarnya tidak benar dan berbau provokatif," tutupnya. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya