Berita

Foto: Istimewa

Politik

Kasus Ahok, IPI Imbau Pesantren Gelar Istighatsah

RABU, 02 NOVEMBER 2016 | 20:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia mengimbau semua pengurus dan jaringan pesantren-pesantren di seluruh Indonesia melakukan istighatsah (doa bersama) untuk keselamatan bangsa dan negara.

Imbauan itu disampaikan Ketua Umum DPP IPI KH. Zaini Ahmad SRK, jelang demo besar-besaran 4 November menuntut penuntasan kasus penghinaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok),

"Untuk saudara-saudara kita yang berunjuk rasa dan juga aparat keamanan yang menjaga agar diberikan kesabaran, semoga pemerintah kita diberikan kearifan," ujar dia dalam keterangannya, Rabu (2/11).


Pengasuh Ponpes Al-Ikhas, Pasuruan, Jawa Timur ini menambahkan, IPI tidak menyalahkan kelompok lain yang berunjuk rasa, karena berdasarkan pengalaman yang ada, tanpa adanya desakan dari rakyat, penyelesaian masalah hukum bisa ditunda-tunda atau bahkan dipetieskan.

Dia mengimbau agar para pengunjuk rasa menjaga hati untuk tetap ikhlas, tetap semangat dan tetap menjunjung tinggi akhlaq Islami sehingga unjuk rasa bisa dilakukan secara damai dan santun. Jangan sampai ada caci maki, jauhi ungkapan kebencian dan jangan sampai terjadi pengrusakan dan anarkis.

"Waspadai adanya pemanfaatan penyusup kepentingan asing yang ingin merusak citra Islam dan keutuhan NKRI," katanya.

IPI pun mengajak agar bersama-sama mewujudkan dukungan dan solidaritas demi kehormatan Al Quran, dengan mendoakan yang berunjuk rasa supaya diberi perlindungan, pertolongan dan ridla Allah SWT.

"Kita berharap unjuk rasa 4 November mendatang, jangan ada yang salah faham, unjuk rasa dan doa solidaritas ini semata-mata demi membela dan menjaga kehormatan kitab suci Al Quran. Para shuhada’ ulama dan ummat Islam sama sekali tidak ada kaitan dan jangan dikait-kaitkan dengan urusan politik praktis," tegasnya. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya