Berita

Bisnis

Tiga Perusahaan Terbesar China Bikin Stainless Steel di Indonesia

RABU, 02 NOVEMBER 2016 | 16:04 WIB | LAPORAN:

Kementerian Perindustrian membeberkan, ada tiga perusahaan raksasa asal China yang telah membangun industri pengolahan stainless steel di Indonesia.

Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Ching San, PT Guang Xi di Morowali dan PT Delong di Konawe.

"Jadi 3 perusahaan besar itu sudah disini," terang Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian I Putu Wiryawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, (2/11).


Tiga perusahaan produsen stainless steel terbesar di China ini tengah membangun pabrik pengolahan stainless di Indonesia. Ketiga pabrik tersebut memiliki kapasitas yang berbeda-beda.

Putu memberikan data, untuk PT Ching San dan PT Guang XI  masing-masing akan memproduksi ‎1,5 juta ton stainless steel. Sementara PT Delong,  memproduksi 2 juta ton stainless steel.

Total produksi 3 perusahaan raksasa China tersebut, berpotensi akan berkontribusi bagi separuh produksi stainless steel di China.

"Iya, jadi totalnya produksi mereka 5 juta ton stainless steel. China itu memproduksi 21 juta ton. Karena 3 perusahaan besarnya  sudah pindah kesini, berarti kita perkirakan separuh dari produksi stainless China, nantinya dilakukan disini," jelas dia. ‎

Putu menambahkan, ketiga perusahaan tersebut telah melakukan investasi sebesar Rp 10 triliun. Jumlah tersebut belum ditambah dengan nilai Rp 10 triliun lainya untuk investasi di produksi vero nikel.

Diperkirakan, industri pembuat stainless steel tersebut akan mulai beroperasional pada 2018 mendatang. Saat ini, 3 perusahaan tersebut masih dalam tahap uji produksi dan percobaan.‎

‎"Sebetulnya sekarang mereka sudah uji produksi, untuk stainless steel sudah trial run. Untuk komersialnya mungkin 2017-2018‎," pungkasnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya