Berita

Politik

Aksi 14 Oktober di Depan Balai Kota, Mengapa Aksi 4 November di Depan Istana? Ini Penjelasan Habib Rizieq

SENIN, 31 OKTOBER 2016 | 23:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengatakan bahwa demonstrasi yang akan dilakukan pada tanggal 4 November nanti bertujuan untuk menegakkan kedaulatan hukum di Indonesia yang tampaknya mulai diinjak-injak oleh yang punya kuasa.

Kalau untuk menegakkan kedaulatan hukum, mengapa aksi 4 November nanti dipusatkan di depan Istana Merdeka?

Saat menyambut kehadiran pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) Rachmawati Soekarnoputri di kediaman Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta, Senin petang (31/10), Habib Rizieq menjelaskan alasan di balik pilihan pusat demonstrasi tanggal 4 November.


Dalam aksi tanggal 14 Oktober lalu, sebutnya, demonstran mendatangi Kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang mengeluarkan pernyataan yang menghina Islam dan menyinggung perasaan umat Islam.

"Tapi karena ternyata orang yang di Balai Kota itu dilindungi oleh orang yang di Istana, maka besok demonstrasi dilakukan di Istana Merdeka," ujarnya.

Habib Rizieq mengatakan sudah melakukan pembicaraan dengan Kapolda Metro Jaya, dan bertanya apakah benar Kapolda sempat mengeluarkan perintah tembak di tempat.

"Yang Anda mau tembak siapa? Tapi akhirnya dia ralat itu kemarin sore. Dia katakan, tidak boleh pakai senjata api," demikian Habib Rizieq. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya