Berita

Politik

Megawati: Demokrasi Indonesia Sedang Dalam Ujian

SABTU, 29 OKTOBER 2016 | 18:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎.  Saat ini proses berdemokrasi di Indonesia sedang mengalami sebuah cobaan. ‎Karena ada di antara warga ada yang sedang berupaya untuk tidak menerima perbedaan agama dan ras.

‎"Sehingga dengan demikian, saya sebagai Presiden RI ke 5 menginginkan demokrasi Indonesia berjalan dengan damai,” kata Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam sambutannya usai menyaksikan pertunjukan "Sri Eng Tay" di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Sabtu (29/10).

‎‎Pertunjukan ini selain dihadiri Megawati Soekarnoputri, tampak juga Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto serta sejumlah fungsionaris PDIP.

‎‎Pertunjukan ini didukung antara lain Cak Lontong, Akbar, Marwoto, Yu Ningsih, Trio Gam (Gareng, Joned, Wisben), Henky Solaiman, Hans Huang, Alena Wu, Febrianti Nadira, Flora Simatupang serta tim kreatif Butet Kartaredjasa, Agus Noor, Bre Redana, Djaduk Ferianto.

‎Megawati mengaku dirinya kaget diundang hadir ke acara yang merupakan kreasi budaya ini.  Namun, dia bersemangat hadir menonton sebab meyakini seni bisa jadi pemersatu.

‎‎"‎Saya ingin katakan dalam narasi kebudayaan seperti yang ditampilkan tadi, kita harus setia kepada Republik Indonesia. Sehingga kita harus tahu, semua kita adalah satu.Saya sering  katakan karena anak muda senangnya berbahasa asing, all for one and one for all, kita adalah satu warga negara Indonesia,” ujar Megawati.

‎‎Untuk itu, Megawati meminta kepada semua pihak secara bersama-sama dalam menjalankan proses demokrasi di Indonesia ditengah berhadapan situasi berbeda tidak disikapi dengan cara kekerasan tapi menempuh jalan damai.‎

"‎Mari bersatu, apapun yang terjadi, mari secara lakukan secara damai di bumi Indonesia. Tolong pesan ini disampaikan kemana-mana,” tutup Megawati.

‎Usai pementasan, Megawati dan Puan memberikan kesempatan kepada sejumlah penonton yang berebut berfoto bersama bahkan berselfie ria dengan Megawati dan Puan.‎

Sementara itu, Butet mengatakan seluruh kru sangat mengapresiasi kehadiran Megawati di acara yang disebutnya sebagai ibadah kebudayaan.‎[ysa]  ‎

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya