Berita

Hidayat Terima Kunjungan Redaksi Husnul Khotimah

JUMAT, 28 OKTOBER 2016 | 11:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jajaran Redaksi Majalah Husnul Khotimah, majalah milik Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat, menemui Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Senatan, Jakarta, Jumat (28/10).

Dikatakan Sanwani, kepala divisi humas pesantren, majalah yang dikelolanya pada bulan November akan mengupas tentang arti dan makna pahlawan. Tema itu diangkat sebab pada November bertepatan dengan Hari Pahlawan.

"Untuk itu kami ingin melalukan wawancara dengan Bapak Hidayat mengenai pahlawan," ujarnya.


Keinginan itu disambut baik oleh Hidayat. Kepada reporter majalah itu, diungkapkan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November itu tidak terpisah dari peran santri dan kiai. Peran itu muncul sebab pada 22 Oktober 1945, KH. Hasyim Ashari mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad.

Dalam resolusi itu intinya, melawan penjajah hukumnya adalah fardu ain dan orang yang berjuang melawan penjajah disebut melakukan jihad fisabilillah.

"Resolusi Jihad yang menggelorakan warga untuk melawan tentara Inggris, Australia, dan Belanda di Surabaya. Mereka berani melakukan perlawanan," ujarnya.

Disebut oleh Hidayat, Hari Pahlawan merupakan berkah dari santri, kiai, dan pesantren. Untuk itu diingatkan bahwa santri, kiai, dan pesantren adalah bagian dari Indonesia.

"Jangan merasa terpisah dari Indonesia. Dunia kepahlawanan, keindonesian, dan perjuangan bukan suatu hal yang aneh bagi santri," tambahnya.

Saat ini ada orang luar pesantren yang memandang pesantren sebagai sarang teroris dan sebagai ancaman. Pandangan yang demikian menurut Hidayat merupakan pandangan yang salah.

"Pandangan itu ahistorik dan mengingkari peran pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa," tegas politisi senior PKS itu. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya