Berita

TB Hasanuddin/Net

TB Hasanuddin: Deradikalisasi Menjadi Tugas Bersama

SENIN, 24 OKTOBER 2016 | 15:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan di MPR RI, Mayor Jenderal TNI (Purn) TB Hasanuddin mengatakan pada masa Orde Baru, terorisme itu ada, namun bisa diatasi dengan efektif meski tanpa prosedur. Era sekarang, pemberantasan terorisme dilakukan dengan prosedur, namun tidak efektif.

"Saya ingin penanganan terorisme dilakukan dengan prosedur dan efektif. Pemberantasan terorisme harus mengikuti aturan," sebut dia saat menjadi pembicara dalam Diskusi Empat Pilar MPR dengan tema 'Menangkal Radikalisme dalam Rangka Mempertahankan NKRI" di Ruang Wartawan Parlemen, Senayan, Jakarta, Jakarta, Senin (24/10).

Dikatakan TB Hasanuddin, ada beberapa kiat untuk memberantas terorisme, salah satu caranya melakukan deradikalisasi. Deradikalisasi merupakan cara mencegah orang yang hendak menjadi terorisme. Menurutnya deradikalisasi bukan hanya tugas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) namun juga menjadi tugas semua masyarakat, termasuk media massa.


Diakui oleh TB Hasanuddin, terorisme di Indonesia belum seperti kelompok radikal ISIS. ISIS menurutnya merupakan terorisme yang sudah menggunakan tank, pesawat terbang, dan lain sebagainya. Sedang terorisme di Indonesia masih bergerombol dengan skala 20-an orang.

Diungkapkan, deradikalisasi yang berjalan saat ini kurang berhasil. Ditambah, masyarakat saat ini pemahaman Pancasila-nya mengalami penurunan.

"Daya tahan kita lemah khususnya dalam mempertahankan Pancasila. Padahal terorisme sangat mudah menyebar serta dicerna dan digerakkan di masyarakat," tukas TB Hasanuddin yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR ini. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya