Berita

Mahyudin/Net

Mahyudin Kagum Bekas Tambang Jadi Lahan Produktif

SENIN, 24 OKTOBER 2016 | 08:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengapresiasi upaya Ketua HKTI Bangka Belitung dan kelompok-kelompok tani lokal yang berusaha menyulap lahan tandus eks tambang timah seluas kurang lebih 80 hektar di Bangka Barat menjadi lahan pertanian peternakan produktif.

Hal tersebut dikungkapkan Mahyudin di hadapan para petani serta Pimpinan dan anggota Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) usai meninjau areal pertanian dan peternakan tersebut di desa Puput, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (23/10).

"Dulu saya lihat dari pesawat, area ini putih semua berlubang besar bekas area tambang timah. Saya tidak menyangka bisa berubah bisa ditanami pohon produktif seperti singkong, rumput gajah, durian dan masih banyak lagi," ujar Ketua Dewan Pimpinan Nasional HKTI itu.


Pada saat itu, Mahyudin juga berkesempatan meninjau sentra pengolahan singkong menjadi tepung tapioka.  Walaupun peralatan sentra pengolahan masih terbilang sederhana tapi mampu mengolah ratusan kilo singkong menjadi tepung tapioka siap pakai.

"Upaya mereka patut dihargai dan didukung, semuanya baru awal nanti kita lihat perkembangan ke depan. Jika mereka berhasil, maka upaya mereka bisa menjadi teladan dan pilot project bahwa area eks tambang bisa menjadi lahan produktif. Tapi saya optimis bisa sebab mereka menggarap lahan ini sangat serius dengan penerapan teknologi penyubur lahan," katanya.

Ke depan, lanjut Mahyudin, pemerintah pusat seperti Kementerian Pertanian bahkan Presiden bisa dibawa serta meninjau upaya strategis tersebut.  Jika ini dikembangkan, Mahyudin sangat yakin akan semakin menambah cadangan lahan produktif di Indonesia dan goalnya adalah menuju kepada kedaulatan pangan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya