Berita

Foto/Net

Politik

Ketum Golkar: Pemuda Harus Jadi Pelopor Nasionalisme

SABTU, 22 OKTOBER 2016 | 10:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto menyayangkan pemuda yang sejatinya sebagai pelopor nasionalisme dan pejuang bela negara terlibat dalam tindakan yang bertentangan dengan eksistensinya. Pemuda yang justru menodai image tentang energi positif yang seharusnya tersalurkan ke arah yang lebih konstruktif, bukan destruktif.

Demikian diungkapkan Novanto menanggapi peristiwa penyerangan kapolsek dan anggotanya di Tangerang oleh anak muda yang masih terhitung beliau SA (22 tahun), di kawasan Cikokol, Tangerang, Kamis (20/10).

"Meski demikian, saya menyampaikan apresiasi seting-tingginya atas tindakan sigap aparat Kepolisian dalam merespons kejadian tersebut, sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang dihantui kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya peristiwa lanjutan," ucapnya.
 

 
Secara khusus, Partai Golkar memberikan perhatian besar atas persoalan radikalisme yang masih mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Radikalisme telah mengancam keutuhan bangsa dan merusak tatanan keutuhan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik oleh warisan budaya dan tradisi.
 
Atas perhatian itulah, Partai Golkar melaksanakan kegiatan Diklat dan Bela Negara di Bumi Perkemahan Cibubur yang diikuti oleh ribuan Kader Partai Golkar. Mereka yang mengikuti kegiatan tersebut adalah para pemuda yang berasal dari berbagai latar belakang suku, agama dan ras. Mereka bersatu dalam semangat nasionalisme dan bela negara demi memperoleh pendidikan, pelatihan dan pemahaman tentang pentingnya keutuhab berbangsa dan bernegara dan pentingnya mempertahankan keutuhan NKRI.
 
"Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertahanan, Bapak Ryamizard Ryacudu yang menyebut Partai Golkar sebagai partai pertama yang mengadakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara," ujar Novanto, Jumat (21/10).
 
Jelas dia, hal ini sebuah kebanggan tersendiri, mengingat di saat yang sama Partai Golkar sedang memperingati Hari Lahirnya yang ke-52. Sebuah usia yang tidak lagi dibilang muda. Usia yang telah menjadi contoh dan teladan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi partai-partai politik lainnya tentang bagaimana upaya Partai Golkar terlibat dalam keutuhan bangsa dan negara melalui Diklat dan Bela Negara.

Perlu diketahui, bahwa kelahiran Golkar dipelopori oleh gerakan dua perwira TNI yang sedang gigih melawan dan menangkal paham komunisme dan upaya-upaya yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi komunis.

Diklat Bela Negara yang diadakan oleh Partai Golkar dibawah koordinasi Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) diisi dengan materi-materi seputar bagaimana menjaga keutuhan dan ketahanan bangsa dan negara. Menagkal paham radikalisme dan memperkuat paham nasionalisme. Materi-materi ini dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantio dan Menteri Koordinator Kemaritiman, Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya