. Waki Ketua MPR RI Oesman Sapta tiba di Makodam XII Tanjungpura, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (21/10), langsung disambut oleh Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Andhika Perkasa.
Oso sapaan akrab Oesman Sapta datang bersama Prof. Bachtiar Aly (Ketua Fraksi Nasdem MPR), Zainut Tauhid Sa'adi (Ketua Fraksi PPP MPR), dan Ma'ruf Cahyono (Sesjen MPR).
Kehadiran pimpinan MPR di Makodam XII ini adalah dalam rangka memberikan Sosialisasi Empat Pilar kepada para perwira, tamtama, dan bintara TNI Kodam XII Tanjungpura. Begitu turun dari mobil, Mayjen TNI Andhika minta waktu kepada tamunya ini untuk menyaksikan video yang ditayangkan pada monitor yang terpampang di pinggir lapangan (halaman) depan Makodam tersebut.
Sebelum menyaksikan video yang dimaksud, Oso dan rombongan disertai Pangdam dan Kepala Biro Persidangan dan Sosialiasi Muhammad Rizal diabadilan di depan monitor, yang memunculkan tulisan Sosialisasi Empat Pilar dan seterusnya, disertai gambar empat tokoh yang menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar tersebut.
Baru setelah itu video berisi gelar peringatan 17 Agustus 2016 di sepanjang perbatasan, yang oleh Pangdam disebut sebagai salah satu aplikasi dari Empat Pilar. Gelar 17 Agustus ini cukup mengagetkan, setelah melihat masyarakat di perbatasan sampai ikut menyumbangkan bendera secara suka rela.
"Karena kita waktu itu menggelar 17845 bendera berikut tiangnya di sepanjang perbatasan," katanya.
Gelar 17 Agustus inilah yang melahirkan tiga rekor MURI, yaitu: pemancangan tiang bendera paling banyak (17845), mendeklarasinya sikap bela negara paling banyak, dan upacara bendera 17 Agustus paling banyak. Masing paling banyak di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia.
"Itu salah satu aplikasi Empat Pilar yang nggak kita paksakan, dan itu fenomena yang seharusnya dilihat semua orang," ujar Mayjen Andhika.
Oso setelah menyaksikan video itu mengatakan prinsipnya Sosialisasi Empat Pilar sudah dijalankan di lingkungan Kodam XII Tanjungpura.
Sosialisai Empat Pilar di Kodam XII Tanjungpura sudah jalan lebih dulu sebelum kita melakukan sosialisasi. Hebat di sini," puji Oso.
"Kodim-Kodim, termasuk Koramil juga pasti sudah mengerti Empat Pilar," lanjutnya.
Atas dasar itulah, dalam hal sosialisasi Empat Pilar, Oso menempatkan Kodam XII Tajungpura pada peringkat tertinggi. Kalau sebelumnya yang menduduki peringkat tertinggi adalah Kodam I Bukit Barisan.
"Kenapa Kodam XII Tanjungpura? Karena mereka sudah siap dengan sosialisasi Empat Pilar, sebelum kita melakukan sosialisasi Empat Pilar," kata Oso memberi alasan.
[rus]