Berita

Foto/DPD

Politik

Senator Dukung Lemtari Tegakkan Nilai-nilai Adat Bangsa

RABU, 19 OKTOBER 2016 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad menerima audiensi pengurus Lembaga Tinggi Masyarakat Adat (Lemtari) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/10). Kedatangan Lemtari tersebut untuk meminta arahan dan saran Farouk Muhammad terkait pencapaian tujuan dalam menguatkan nilai-nilai asli dan adat bangsa Indonesia yang dianggap telah luntur karena globalisasi.

Dalam audiensi itu, Ketua Umum Lemtari, Suhaili Husein Datuk Mudo mengatakan bahwa saat ini masyarakat Indonesia kurang memaknai nilai-nilai adat seperti dahulu. Kehadiran Lemtari sebagai perpanjangan tangan masyarakat adat di kabupaten dan provinsi bertujuan untuk mengembalikan jati diri bangsa indonesia sebagai masyarakat yang beradat.

"Kami minta saran pendapat kepada Bapak tentang arah kedepannya dari lembaga ini. Saat ini masyarakat sudah kehilangan jati diri. Masyarakat Indonesia sudah tidak beradat lagi. Kami ingin mengembalikan jati diri orang Indonesia untuk beradat lagi," ujarnya.


Suhaili Husein menambahkan bahwa hilangnya jati diri masyarakat Indonesia salah satunya diakibatkan karena globalisasi. Efeknya adalah semakin lama jati diri bangsa Indonesia semakin luntur. Oleh karena itu dirinya meminta bantuan DPD untuk diakomodir terkait penegakkan jati diri bangsa Indonesia melalui keberadaan adat sebagai pedoman kembali melalui pembuatan RUU yang mengatur mengenai penegakkan adat. Salah satunya melalui kurikulum di sekolah yang mengajarkan soal bahasa dan adat istiadat daerah masing-masing.

Dalam audiensi tersebut, Farouk Muhammad mengatakan bahwa dirinya setuju jika saat ini bangsa Indonesia telah mulai kehilangan jati diri. Banyaknya pengaruh negatif dari modernisasi membuat generasi muda terpengaruh yang menyebabkan nilai-nilai moral dan adat dalam masyarakat menjadi luntur.

"Kegelisahan saya adalah saat ini bangsa Indonesia tidak mempunyai roh dan akan kehilangan karakter. Masyarakat sudah tidak ada reaksi sosial terhadap perbuatan yang bertentangan dengan norma. Masa generasi muda mengalami masa transisi yang cukup rumit. Kurang kuatnya norma yang menjadi pegangan menyebabkan mereka tidak mempunyai identitas yang kuat dalam mengantisipasi pengaruh globalisasi," ujarnya.

Untuk itu, dia berpesan agar Lemtari mempunyai positioning dalam menentukan fungsi dan tujuannya. Lemtari dalam menegakkan adat di masyarakat juga diharapkan dapat menerapkan azas-azas Pancasila. Meskipun adat ditegakkan, tetapi juga tidak melupakan perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam masyarakat yang juga terus berkembang.

"Salah satu hal yang harus dipikirkan terlebih dahulu adalah menentukan positioning Lemtari sebagai sebuah organisasi dalam menegakkan adat. Selain itu, memelihara adat harus menyesuaikan pada masyarakat modern, tetapi masih dibawah payung Pancasila," pesan Farouk Muhammad. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya