Berita

Foto/Net

Politik

PILKADA SERENTAK 2017

Enam Daerah, Coblos Gambar Paslon Atau Kotak Kosong

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 12:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada enam daerah yang terdapat satu pasangan calon (paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017. Pilkada Serentak 2017 diikuti 101 (7 provinsi, 18 kota dan 76 kabupaten).

Keenam daerah itu, Kota Tebingtinggi (Umar Zunaidi Hasibuan-Oki Doni Siregar), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Umar Ahmad-Fauzi Hasan), Kabupaten Pati (Haryanto-Saiful Arifin), Kabupaten Landak (Karolin Margret Natasa-Herculanus Heriadi), Kabupaten Buton (Samsu Umar A Samiun-La Bakry), dan Kabupaten Tambrauw (Gabriel Asem-Mesak Yekwam).

Minggu kemarin (16/10), KPU RI bessama KPU Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2017 dengan satu paslon di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 04, bertempat di lapangan Candra Kencana, Tiyuh Candra Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Provinsi Lampung.


Simulasi ini dihadiri oleh Komisioner KPU RI Hadir Nafis Gumay, Kepala Biro Teknis & Hupmas Sigit Joyowardono beserta Ketua & Anggota KPU Kab Tulang Bawang Barat.

"Di sini (Tulang Bawang Barat) hanya satu paslon tapi kita tetap harus memilih, memilihnya dengan mencoblos gambar paslon atau kotak kosong, ini berbeda dengan tahun kemarin yg memilihnya setuju atau tidak setuju," ujar Hadar saat membuka simulasi.

"Simulasi ini digelar sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, tentang teknis pelaksaan pilkada satu paslon," imbuh Hadar

Dalam simulasi atau ujicoba itu, 340 warga menggunakan hak pilihnya sebagai pemilih, dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 377 jiwa. warga sangat antusias dalam menjalani proses simulasi.

Simulasi dilakukan sama persis, seluruh tahapan pemungutan dilalui seperti pemungutan suara seperti sebenarnya pada hari pemungutan suara Pilkada yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017 nanti.

"Kami menargetkan partisipasi pemilih untuk hadir ke TPS di angka 77,5 persen dan turut serta mengajak semua masyarakat untuk datang ke TPS pada tanggal 15 Februari tahun 2017 mendatang sebagai bentuk menghormati demokrasi di negara ini," tukas Hadar. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya