Berita

Rey Utami/Net

Blitz

Sama-Sama Barang Second

Kisah Rey Dan Suami 7 Hari
SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nama Rey Utami mendadak heboh. Menyusul kisah percintaannya den­gan Pablo Putra Benua yang hanya berlangsung tujuh hari hingga beru­jung pernikahan. Wanita yang sempat menjadi presenter olahraga ini pun memberikan penjelasan.

"Awalnya saya itu men-download aplikasi Tinder, itu semacam mak comblang di dunia maya berdasarkan jarak. Kenapa download itu saya sudah capek pacaran LDR, di Prancis, Rusia, Amerika, mau yang dekat saja," ujar Rey.

"Pas muncul, ada banyak nama tuh, Wagimin yang jualan kerang di BKT begitu-begitu, terus ada nama, Pablo Putera Benua. Dari namanya cakep, putih bersih berkilau akhirnya saya tegur duluan, dia bales, dan langsung minta nomor WhatsApp, waktu itu belum saya kasih kan, akhirnya tukaran ID IG. Pas dicek, followers dia dua kali lipat dari followers saya. Ini yang artis siapa, kok banyakan dia," imbuhnya.


Katanya Rey, hari kedua bertemu dia sudah dibeliin sebuah mobil. Dan hari ketiga dibelikan jam tangan yang diklaim seharga Rp 4 miliar.

"Hari keempat dia ngajakin aku nikah. Hari kelima ketemu orangtua, hari keenam urus pernikahan dan hari ketujuh menikah," sambungnya

Uniknya lagi, kata Rey, Pablo mengaku sering selingkuh dan main perempuan sehingga dicerai istrinya. "Ketemu hari pertama cerita dia duda dan dia lebih kaget, gue janda, sama lah ya barang second. Dia cerita ke­napa dia cerai, selingkuh, brengsek, dan main cewek," ungkap Rey.

Bukannya mundur, kejujuran Pablo justru bikin Rey makin kepin­cut. "Gue nggak mundur, malah salut sama kejujuran dia," tuturnya.

Menurut Rey, jarang ada laki-laki yang mau berterus terang menceri­takan keburukannya ketika kencan dengan perempuan.

Berdasarkan informasi, selain menjadi presenter, Rey sempat masuk band Dadali yang kala itu memperkenalkan single andalan mereka, Di Saat Aku Mencin­taimu. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya