Berita

Olivia Elvira/Net

Politik

Presiden LIRA: Budi Kiatno Bukan Kader Kami

SENIN, 17 OKTOBER 2016 | 08:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Olivia Elvira membantah adanya Gubernur LIRA Jawa Tengah atas nama Budi Kiatno.

Presiden LIRA yang akrab disapa Ollis Datau mengatakan secara administrasi SK Menkumham Perkumpulan LIRA AHU - 0032287. AH. 01. 07. TAHUN 2016 setelah selesainya Munas II di Hotel Bidakara September 2015 lalu, sampai saat ini di Jateng tidak ada Gubernur LIRA.
 
Bantahan tegas ini dilayangkan Ollis Datau terkait diduga adanya oknum-oknum yang membawa nama LIRA di tengah-tengah masyarakat.


"Kami menduga adanya segelintir oknum tak bertanggungjawab tersebut memakai nama Lumbung Informasi Rakyat," kata Ollis Datau, Senin (17/10).
 
Ollis Datau mengungkapkan agar aparat tidak segan-segan untuk menindak tegas pelaku kriminal di setiap jajarannya, apalagi soal narkoba karena LIRA saat ini tengah giat-giatnya membantu aparat dalam memberantas penggunaan obat-obat terlarang termasuk jenis sabu.
 
"Maka dengan itu, oknum yang mengatasnamakan LIRA itu bukanlah kader atau Gubernur LSM LIRA Jateng yang dikomandoinya saat ini. Apalagi LIRA pimpinannya itu tidak mengenal ketua dan yang ada di tingkatan provinsi disebut Gubernur LIRA," tukas Ollis Datau.
 
Sebelumnya dalam beberapa pemberitaan, Direktorat Reserse Narkotika Polda Jateng menangkap Ketua LIRA Budi Kiatno saat asyik pesta narkotika jenis sabu di kantor Indonesian Police Watch (IPW) Jateng di Semarang, Minggu (16/10). Dalam operasi penangkapan itu, bersama Budi Kiatno juga diamankan pula seorang oknum anggota Polrestabes Semarang berpangkat Bripka, serta dua orang lainnya merupakan warga sipil yang diduga rekan Budi Kiatno.
 
Adapun barang bukti yang diamankan masing-masing dua paket sabu, dua alat hisap, dan hasil positif tes urine para pelaku. Keempat pelaku saat ini masih diperiksa intensif di Direktorat Reserse Narkotika Jateng. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya