Berita

Foto: Repro

Nusantara

BNPB: 9 Orang Tewas Dalam Musibah Jembatan Roboh Di Nusa Lembongan

MINGGU, 16 OKTOBER 2016 | 22:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung, Bali roboh pada sore tadi (Minggu, 16/10) pukul 18.30 WITA.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Bali yang diterima dari Puskesmas Nusa Penida 2 dan Puskesmas Pembantu Ceningan, sembilan orang meninggal dunia dan 30 orang luka-luka dalam insiden tersebut.

Delapan korban meninggal yang sudah berhasil diidentifikasi adalah I Wayan Sutamat (49) asal Jungut Batu, Putu Ardiana (45) Lembongan, Ni Wayan Merni (55) asal Jungut Batu, I Putu Surya (3) asal Jungut Batu, I Gede Senan (40) asal Kutampi Np, Ni Wayan Sumarti, 56 asal Dusun Klatak, Ni Putu Krisna Dewi (9), dan Ni Kadek Mustina (6).


"30 orang luka adalah 22 orang luka ringan dan dua orang luka berat. Semua dirawat di puskesmas," lanjut Sutopo.

Masih menurut Sutopo, saat roboh, di atas jembatan terdapat banyak warga hendak mengikuti upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan yaitu Hari Nyepi Segara, di mana tidak melakukan aktivitas di laut.

"Sebelum runtuh sudah goyang-goyang kemudian ambruk," terangnya.

Beberapa pengendara motor dan orang jatuh ke laut yang sedang surut. Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban. Korban ada yang langsung berenang dan berjalan di selat. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang jatuh saat jembatan ambruk.

"Berdasarkan laporan sementara semua korban adalah masyarakat lokal. Tidak ada warga asing," imbuhnya.


Diduga insiden terjadi karena kelebihan beban karena banyaknya masyarakat di atas jembatan. Selain itu jembatan beberapa kali juga pernah rusak dan sudah mendapat perbaikan.[wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya