Berita

HM Sukira/Net

Politik

PILKADA BANTEN

Semakin Solid, PDIP Optimis Rano-Mulya Menang 70 Persen

SABTU, 15 OKTOBER 2016 | 10:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua DPD PDI Perjuangan Banten HM. Sukira mengatakan, kembalinya Mulyadi Jayabaya ke PDIP dan mendukung Rano karno-Embay Mulya Syarif pada Pilkada Banten 2017, terjadi setelah Jayabaya bertemu dengan para petinggi PDIP.

"Ya, setelah digelar pertemuan dengan  petinggi PDIP, Pak JB kini telah kembali ke kandang PDIP," ujar HM Sukira dalamketerangannya, Sabtu (15/10).

Sukira menjelaskan, perbedaan pandangan yang sebelumnya dikeluarkan Jayabaya adalah sesuatu hal yang wajar mengingat saat itu DPP PDIP belum mengeluarkan surat resmi penunjukan calon yang diusungnya.


"Perbedaan pendapat hal yang wajar sebagai bagian demokrasi. Namun setelah DPP mengeluarkan perintah, maka kami kader PDIP termasuk Pak JB tentunya akan fatsun dengan keputusan tersebut," jelas Sukira.

Menurut Sukira dengan solidnya PDIP termasuk dengan telah kembalinya "Banteng Kulon" ini, pihaknya optimis bisa memenangkan pasangan cagub dan cawagub Rano-Mulya.

"Kami targetkan perolehan suara hingga 70 persen," jelas Sukira.

Sementara itu, kembalinya Jayabaya ke kubu PDIP disambut positif Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Provinsi Banten. Menurut Sekjen DPD Pospera Banten, Ersyad Andi, merapatnya JB ke kubu Rano-Mulya menjadi energi tersendiri yang membuat relawan pendukung Rano-Mulya semakin semangat untuk memenangkan pilgub Banten secara total.

"Pak JB adalah tokoh besar di Banten Selatan. Beliau (JB), punya basis konstituen yang lumayan loyal dan sangat banyak, baik di Lebak maupun di luar Lebak," ujar Ersyad.

Pospera, lanjut Ersyad, sangat mengapresiasi dukungan JB ke Rano-Mulya. "Ini semakin mempertegas bahwa kekuatan anti dinasti di Pilgub Banten itu semakin meluas," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya